Nenek Korban Innova Masuk Jurang Ditemukan Tewas Mengambang di Aliran Sungai

Kompas.com - 11/06/2019, 13:30 WIB
Petugas SAR melakukan evakuasi terhadap korban mobil Innova masuk jurang di PLTA Agam. Dok: SAR Limapuluh KotaPetugas SAR melakukan evakuasi terhadap korban mobil Innova masuk jurang di PLTA Agam.

PADANG, KOMPAS.com - Satu korban mobil Innova yang masuk jurang di PLTA Agam, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan di perbatasan Batu Hampa-Jembatan Tanjung Barulak, Tanah Datar, Selasa (11/6/2019) sekitar pukul 11.30 WIB oleh tim gabungan SAR.

Jasad korban atas nama Mulyanti (57) ditemukan tewas meninggal dunia mengambang di aliran sungai Batang Agam.

"Satu korban atas nama Mulyanti telah kita temukan. Dia merupakan nenek dari korban Deva (8) yang saat ini belum ditemukan," kata Koordinator Pos SAR Kabupaten Limapuluh Kota, Robi Saputra yang dihubungi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Innova Masuk Jurang Diduga Hilang Kendali

Robi mengatakan, jasad korban ditemukan 20 kilometer dari lokasi jatuhnya mobil Innova. Diduga, korban terbawa arus sungai yang sangat deras saat kejadian.

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Koto Baru, Padang Panjang untuk dimakamkan.

"Saat ini kita fokus mencari sang cucu, Deva (8) yang masih belum ditemukan. Saat ini kondisi cukup cerah dan mudah-mudahan, segera bisa ditemukan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi BA 1751 BP jatuh ke jurang sedalam 30 meter di dekat PLTA Batang Agam, perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (9/6/2019) sekitar pukul 21.30 WIB.

Baca juga: Innova Masuk Jurang, 1 Tewas, 7 Luka-luka, 2 Belum Ditemukan

Mobil Innova naas ini mengangkut 10 orang penumpang dari arah Payakumbuh hendak menuju Kota Padang Panjang. Namun tiba di lokasi kejadian diduga mobil hilang kendali dan jatuh ke dalam jurang di PLTA Batang Agam.

Dengan ditemukan jasad Mulyanti makan korban yang meninggal dunia menjadi dua orang, tujuh orang mengalami luka-luka dan satu orang belum ditemukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingnya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Siswi SMA Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya, Terbongkar dari Ditemukannya Sebuah Buku Catatan

Regional
Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Berburu Tenun Cual Kuno, Mengunci Sejarah, Merawat Tradisi

Regional
Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Temukan Alamat dan Puisi, Polisi Amankan Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X