Dipengaruhi Alkohol, 2 Pemuda Bacok Seorang Pria Hingga Tewas di Malam Lebaran

Kompas.com - 11/06/2019, 11:36 WIB
Celurit yang digunakan pelaku pembacokan hingga tewas pada malam takbiran menjadi barang bukti. KOMPAS.com/A. FaisolCelurit yang digunakan pelaku pembacokan hingga tewas pada malam takbiran menjadi barang bukti.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Pelaku pembacokan M Fahrur Rozi (24) warga Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur hingga tewas pada malam takbiran, Selasa (4/6/2019) lalu terungkap.

Pemicu pembacokan tersebut hanya suara motor knalpot brong.

Kedua pelaku adalah Syahriful Munir (18), warga Tongas Wetan dan Aik Fauzi Purnamadani (20), warga Desa Tongas Kulon, keduanya warga Kecamatan Tongas.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal menjelaska pembacokan dilakukan di Jalan Raya Lumbang, Desa Tongas.

Baca juga: Ibu yang Siram Anak Angkat dengan Air Panas Mengaku di Bawah Pengaruh Alkohol

Pada malam takbiran, dua pelaku bersama rekannya menggelar pesta minuman keras yang membuat mereka kehilangan kontrol. Lalu mereka berkendara naik motor keliling Tongas.

Mereka kemudiam bertemu segerombolan orang yang sedang membakar ikan.

"Ketika bertemu dengan korban dan rekan-rekannya, pelaku dan teman-temannya membleyer motor yang menggunakan knalpot brong. Kelompok pemuda yang sedang bakar ikan tidak terima sehingga terjadi perkelahian.

Setelah perkelahian selesai, rupanya pelaku menyimpan dendam setelah Bahrul, saudaranya dipukuli. Pelaku kembali ke rumahnya mengambil celurit dan mengajak temannya, Aik untuk mendatangi lokasi perkelahian,” jelasnya, Selasa (11/6/2019).

Sekembali ke tempat perkelahian, dari atas motor Munir menyabetkan cluritnya pada korban hingga tewas.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Pelaku Pembacokan di Bandung

Alfian menambahkan, kerabat korban sempat menuduh Suroso, warga lain yang dikenal suka berbuat onar. Bahkan, rumah Suroso sempat dirusak warga.

Ternyata dari penyelidikan kepolisian, Suroso tak terlibat pembacokan. Meski tak terlibat, Suroso sempat terpaksa menyerahkan diri ke polisi.

Menurut Alfian, Munir dijerat Pasal 338, 354, 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang berakibat hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara Aik, dikenakan pasal turut serta dalam aksi kejahatan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X