Cerita Kapolsek Jadi Pasukan Ganjal Ban di Tanjakan Terjal Bandung-Garut

Kompas.com - 11/06/2019, 07:44 WIB
Tampak petugas dan warga tengah membantu mendorong serta mengganjal kendaraan pemudik yang mogok di jalur tanjakan Kamojang-Ibun.Foto Humas Polda Jabar Tampak petugas dan warga tengah membantu mendorong serta mengganjal kendaraan pemudik yang mogok di jalur tanjakan Kamojang-Ibun.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pada musim mudik, personel kepolisian terus bersiaga di jalur yang dilalui pemudik.

Contohnya, jalur alternatif dari Bandung menuju Garut, tepatnya Jalan Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jalur ini dikenal curam sehingga tak sedikit kendaraan pemudik yang tidak kuat naik.

Pasukan polisi yang bertugas sebagai "pengganjal ban" pun akan bergotong royong menolong kendaraan yang tidak kuat menanjak, termasuk Kapolsek Ibun Iptu Carsono.

 


Carsono mengatakan, setiap melihat ada kendaraan yang tidak kuat menanjak di jalur alternatif itu, mereka langsung berlari sambil membawa ganjal.

"Ganjal kayu tersebut langsung dimasukan di bagian roda ban untuk menahan kendaraan agar tidak mundur," katanya.

Baca juga: Kisah Pasukan Polisi Ganjal Ban di Jalur Maut Sarangan, demi Nyawa hingga Dikerjai Pengendara

Menurut dia, kendaraan yang tiba-tiba mogok dapat menghambat dan membahayakan kendaraan lain yang berada di belakangnya. 

"Banyak kendaraan yang tak kuat menanjak di tanjakan Kamojang-Ibun, terutama di sekitar kawasan Pemakaman Umum Patrol dan SDN Patrol," katanya.

Untuk itu, beberapa langkah upaya dilakukan. Selain melakukan pengganjalan dan mendorong kendaraan, biasanya mereka juga meminta para penumpang turun. Tinggal sopir saja yang berada di dalam kendaraan untuk memacu.

Meski mendadak menjadi tukang ganjal mobil dadakan, Carsono mengaku sangat senang bisa membantu pemudik pulang ke kampung halamannya untuk berkumpul dengan keluarga atau pulang.

Baca juga: 5 Fakta Pasukan Polisi Ganjal Ban di Jalur Maut Sarangan, Dikerjai Pengendara hingga 6 Tahun Berjaga di Lokasi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan bahwa polisi, Sat Pol PP dan Dishub serta para relawan setiap hari siaga di Jalan Kamojang.

"Menjadi tukang ganjal dadakan selama Ops Ketupat Lodaya 2019, dinikmati oleh personel gabungan yang menjalankan tugas pengamanan di jalur Kamojang, termasuk Kapolsek Ibun," kata Truno dalam pesan singkatnya, Senin (10/6/2019).

Truno mengatakan, kapolsek dan para personelnya membantu menahan kendaraan tersebut agar tidak kembali melaju mundur.

"Selama 24 jam melaksanakan tugas jaga, para personel kepolisian ini tanpa mengenal lelah melakukan tugasnya demi kelancaran lalu lintas," tambahnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Regional
Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Regional
Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Regional
Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Regional
4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

Regional
 Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Regional
Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran 'Wirid' yang Dibaca Risma

Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran "Wirid" yang Dibaca Risma

Regional
Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Regional
Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Regional
Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Regional
Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Regional
Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

Regional
Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

Regional
Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

Regional
Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

Regional
Close Ads X