Pasca-kerusuhan di Buton, Polisi Tetapkan 38 Tersangka

Kompas.com - 11/06/2019, 07:00 WIB
Karena tidak terbukti terlibat dalam peristiwa kerusuhan di desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, 45 warga Desa Sampuabalo dilepas polisi,  Selasa (11/6/2019) dinihari. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEKarena tidak terbukti terlibat dalam peristiwa kerusuhan di desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, 45 warga Desa Sampuabalo dilepas polisi, Selasa (11/6/2019) dinihari.

BUTON, KOMPAS.com – Karena tidak terbukti terlibat dalam peristiwa kerusuhan di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, 45 warga Desa Sampuabalo dilepas polisi, Selasa (11/6/2019) dinihari.

Sementara 38 orang warga Desa Sampuabalo lainnya, ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa kerusuhan dan pembakaran rumah warga Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/6/2019) lalu.

“Kemarin yang dibawa ke polda untuk dilakukan pemeriksaan secara keseluruhan ada 83 orang. Dari 83 orang tersebut, kami kembalikan 45 orang, karena hasil pemeriksaan tidak terlibat,” kata Kapolres Buton AKBP Andi Herman, Selasa (11/6/2019).

Baca juga: Tiba di Mapolda Sultra, 82 Terduga Pelaku Kerusuhan di Buton Langsung Diperiksa

Sebelumnya, Sabtu (8/6/2019), polisi mengamankan 83 warga Desa Sampuabalo yang diduga terlibat dalam kerusuhan dan pembakaran rumah warga Desa Gunung Jaya.

Dari hasil penyelidikan selama dua hari di Polda Sulawesi Tenggara, polisi akhirnya melepas 45 warga Desa Sampuabalo.

“Sisanya 38 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di polda. Ini perannya beda-beda, ada yang melakukan pembakaran, pengrusakan, dan ada yang ikut-ikutan namun membawa benda tajam,” ujarnya.

Baca juga: Kerusuhan di Buton, Polisi Tetapkan Status Siaga I di Sultra

Pemulangan 45 warga Desa Sampuabalo tersebut menggunakan dua mobil dalmas milik polisi dan mendapat pengawalan ketat dari anggota Polres Buton dan Anggota Brimob.

“38 warga Desa Sampuabalo yang ditahan di kenakan pasal 187 KUHP, pasal 170 KUHP dan Undang-undang darurat dan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tegasnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

Regional
Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Kapal Kayu Bawa 14 Penumpang Tenggelam di Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Regional
Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Limbah Minyak Hitam Cemari Perairan Bintan, Plt Gubernur Kepri Marah

Regional
Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Harimau Pemangsa Manusia di Muara Enim Bakal Dilepas ke Habitat Semula

Regional
Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Regional
Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Ibunda Eksekutor Hakim PN Medan: Anak Saya Penyayang, Membunuh Binatang Pun Tidak Akan Tega

Regional
Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Wali Kota Hendi Minta Keunggulan Kelurahan Plamongansari Dipertahankan

Regional
Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Anggota Brimob Todong Warga dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata, Kapolres Polman Minta Maaf

Regional
Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Kronologi Anggota Brimob Todongkan Senjata ke Warga dan Lepaskan Tembakan gara-gara Karcis

Regional
Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Niat Prank Bunuh Diri di Jembatan, Mahasiswi di Bali Diamankan Warga

Regional
Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Siswa SMK Ini Ciptakan Tangan Robot Khusus Disabilitas dengan Harga Murah

Regional
Kasus Korupsi Hibah Pilwalkot, Eks Sekretaris KPU Makassar Divonis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Hibah Pilwalkot, Eks Sekretaris KPU Makassar Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dibentak dan Dikeroyok Warga, Alasan Anggota Brimob Todongkan Senjata dan Lepaskan Tembakan Berkali-kali

Dibentak dan Dikeroyok Warga, Alasan Anggota Brimob Todongkan Senjata dan Lepaskan Tembakan Berkali-kali

Regional
Sejumlah Pejabat Pemkab Mojokerto dan Nganjuk Diperiksa KPK

Sejumlah Pejabat Pemkab Mojokerto dan Nganjuk Diperiksa KPK

Regional
Hasil Forensik Tak Ditemukan Tanda Penganiayaan dalam Kerangka Manusia di Bandung

Hasil Forensik Tak Ditemukan Tanda Penganiayaan dalam Kerangka Manusia di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X