20 ASN Koruptor di Timor Tengah Utara Dipecat secara Tidak Hormat

Kompas.com - 11/06/2019, 06:26 WIB
Plt. Sekda TTU, Frans Tilis 



TribunnewsPlt. Sekda TTU, Frans Tilis
Editor Rachmawati

TIMOR TENGAH UTARA, KOMPAS.com – Sebanyak 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) eks narapidana korupsi di Kabupaten Timor Tengah Utara dipecat secara tidak hormat sebagai tidak lanjut surat edaran tiga menteri, yakni Kementerian PAN RB, Kemdagri, dan KPK.

Proses pemecatan terhadap 20 ASN eks narapidana korupsi itu dilakukan pada tanggal 31 Mei 2019 lalu yang ditandai dengan penyerahan SK pemecatan dengan tidak hormat kepada mereka.

Hal tersebut dijelaskan Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten TTU Fransiskus Tilis, di Kantor Bupati TTU, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Hari Pertama Kerja di Banten, 219 ASN Mangkir Tanpa Keterangan

Frans mengatakan, jumlah secara keseluruhan ASN eks narapidana kasus korupsi di Kabupaten TTU sebanyak 28 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang ASN sudah diberikan SK pemecatan dengan tidak hormat.

"Jadi kita di kabupaten ini sudah menindaklanjuti keputusan bersama dari tiga menteri itu pada tanggal 31 Mei 2019. Dari 28 orang ASN eks narapidana korupsi, kita sudah serahkan SK pemecatan untuk 20 orang ASN,"  katanya.

Sedangkan untuk delapan orang ASN eks narapidana korupsi lainnya, jelas Frans, lima orang ASN sudah memasuki masa purna tugas sebagai ASN. Sementara  untuk tiga ASN lainnya belum mendapatkan data mengenai putusan inkrah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang sudah pensiun kita masih buat permohonan dan duanya data mengenai putusan ingkrah kita belum dapat. Yang pensiunan itu kita masih buat permohonan untuk meninjau kembali SK pensiunnya. Setelah itu baru kita berikan SK pemberhentian dengan tidak hormat," tegasnya.

Baca juga: Khofifah: 100 Persen ASN Pemprov Jatim Masuk Kerja, Kecuali yang Izin

Frans menjelaskan, sesuai dengan edaran bersama dari tiga menteri tersebut, apabila ada ASN yang pensiun setelah menjalani putusan hukuman, maka SK pensiunnya dapat ditinjau kembali.

"Kecuali dia pensiun sebelum proses pidana itu ada, maka dia tetap menerima gaji pensiunnya," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 20 ASN Eks Napi Koruptor di Kabupaten Timor Tengah Utara Dipecat dengan Tidak Hormat,

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.