Kompas.com - 10/06/2019, 19:49 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau Bandara Kertajati, Majalengka, Rabu (9/1/2019). Dokumentasi Humas Pemprov JabarMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau Bandara Kertajati, Majalengka, Rabu (9/1/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Keinginan Pemprov Jawa Barat (Jabar) menjadikan Bandara Kertajati sebagai embarkasi haji tahun ini dipastikan gagal. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membenarkan hal itu.

Ridwan Kamil mengaku belum mendapat laporan resmi soal penyebab pembatalan itu. Namun, ia menyebut salah satu penyebabnya yakni keputusan maskapai Saudi Airlines yang keberatan dengan pemindahan embarkasi dari Bandara Soekarno-Hatta.

"Saya belum dilaporin tapi menjelang keputusan ini, pihak Saudi Airlines keberatan karena kerumitan administarasi yang sudah deal dengan Bandara Soekarno-Hatta," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Kata Kemenag Jabar soal Bandara Kertajati Jadi Embarkasi Haji

Emil menyangkal pembatalan itu disebabkan belum siapnya infrastruktur bandara. Ia meyakini, Bandara Kertajati telah siap untuk melayani penerbangan kapanpun.

"Jadi bukan infrastruktur, karena terbang kapan saja siap. Tapi info yang saya terima, Saudi Airlines ini kekeh dengan Soeta (bandara). Ini sudah di sana lama, jadi ini bukan masalah infrastruktur tapi administrasi. Sebagai pemimpin saya sudah mengupayakan," tambahnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Pemindahan Penerbangan dari Husein Sastranegara ke Kertajati Dipertimbangan

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, dengan kondisi tersebut, Pemprov Jabar menargetkan embarkasi haji di Bandara Kertajati bisa terealisasi tahun depan.

Karena itu, Iwa pun berharap ada kepastian dari Kementrian Agama soal penetapan Bandara Kertajati jadi embarkasi haji tahun depan.

"Saya sudah minta bulan Juni dan beliau (Kakanwil Kemenag Jabar) sudah berjanji bulan Juni penetapan itu bisa selesai," ujar Iwa usai silaturahim dan koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di Kanwil Kemenag Jabar, Senin.

Dalam pertemuan itu, kata Iwa, Kemenag RI menyatakan Bandara Kertajati tidak dapat digunakan untuk keberangkatan haji tahun ini karena tak mungkin mengubah perjanjian bilateral antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

Selain itu, terlalu banyak instansi dalam dan luar negeri yang perlu dilibatkan membuat pengurusannya tidak dapat dilakukan dalam tempo singkat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X