Pasar Ujungberung Kebakaran, Wakil Wali Kota Bandung Peringatkan PLN

Kompas.com - 10/06/2019, 19:12 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau pasar Ujungberung yang terbakar pada Minggu (9/6/2019) malam kemarin. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meninjau pasar Ujungberung yang terbakar pada Minggu (9/6/2019) malam kemarin.

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta kepada PLN agar tidak sembarangan memasang instalasi listrik untuk pedagang.

Permintaan ini disampaikannya saat meninjau lokasi kebakaran di pasar Ujungberung Bandung, Jawa Barat, Senin (10/6/2019).

“Kami mengimbau PLN tidak mudah melakukan penyambungan listrik. Sambungan harus dievaluasi terutama yang ke dalam,” kata Yana di lokasi, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Mercon Diduga Bikin Api Kebakaran di Pasar Ujungberung Menggila


Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, api yang membakar pasar pada Minggu (9/6/2019) malam ini diduga berasal dari sambungan listrik arus pendek.

Selain masalah listrik, Yana juga meminta kepada PD Pasar Bermartabat dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung untuk mengaudit perangkat pemadam kebakaran dan jalur evakuasi.

“Belajar dari kebakaran Pasar Kosambi itu jalurnya sama sirkulasi udara, jalur evakuasi dan jalur pemadaman sempit. Jalurnya harus ada jalur ideal standar mininal karena pasar cukup rentan kebakaran,” ungkapnya.

Baca juga: Selama 30 Tahun, Pasar Ujungberung Terbakar 7 Kali

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan, nyala api bermula dari arah depan pasar.

“Penyebabnya sambungan listrik arus pendek,” kata Dadang saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (10/6/2019).

Dadang menambahkan, kembang api dan petasan membuat api semakin besar sekitar pukul 22.00 WIB.

“Api kemudian merembet ke dalam. Kemudian kena mercon yang dititipin ke tukang buah. Waktu pemadaman ada percikan petasan di dalam,” ungkapnya.

Baca juga: Toko Kosmetiknya Terbakar, Pedagang di Pasar Ujungberung Rugi Rp 1 Miliar

Tidak hanya petasan, material kios pasar yang mayoritas terdiri dari kayu juga membuat api mudah membesar.

“Material kios di sini dari kayu sehingga mudah terbakar. Waktu pemadaman juga diupayakan tidak melebar gedung barat,” tuturnya.

Dalam upaya pemadaman, Dadang mengatakan, pihaknya menerjunkan 19 unit mobil pemadam kebakaran.

“Total api padam 5 jam sudah sama pendinginan,” tuturnya.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Ibu Kota Baru Bukan di Hutan Bukit Soeharto

Regional
RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

RSKIA Kota Bandung Senilai Rp 750 Miliar Siap Beroperasi Tahun Depan

Regional
Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X