Soal Desain Masjid Al Safar, Ustaz Rahmat Bantah Ingin Jatuhkan Ridwan Kamil

Kompas.com - 10/06/2019, 19:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berjalan bersama Ustaz Rahmat Baequni di Gedung Pusdai Jabar, Senin (10/6/2019). Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berjalan bersama Ustaz Rahmat Baequni di Gedung Pusdai Jabar, Senin (10/6/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Ustaz Rahmat Baequni membantah dugaan ingin menjatuhkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seputar argumennya soal desain Masjid Al Safar di Km 88 Tol Cipularang yang bermuatan simbol segitiga dan mata satu.

"Tidak (ada niat apa pun), demi Allah. Sama sekali saya tidak pernah berniat menjatuhkan siapa pun apalagi Pak Ridwan Kamil. Tadi saya sampaikan, kami akan terbuka dan saya sama sekali tidak bersuudzon kepada siapa pun," kata Rahmat seusai dialog bersama Ridwan Kamil dan MUI Jabar di Gedung Pusdai Jabar, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Kontroversi Masjid Al Safar, Ridwan Kamil Sebut Taat pada Ulama

Rahmat mengatakan, ceramah teori konspirasi pada simbol arsitektur masjid tak hanya berlaku untuk Masjid Al Safar. Adapun soal klarifikasi yang disampaikan Ridwan Kamil, Rahmat menilai pemaparannya sudah proporsional.

"Betul, bisa dilihat di ceramah saya di seluruh Indonesia. Saya tidak hanya membahas masjid Al Safar. Itu hak beliau, sekali lagi tadi multitafsir, banyak pandangan yang tadi belum saya kemukakan. Dan ada fakta yang belum saya ungkapkan, tapi waktu terbatas. Saya sangat memahami sekali, beliau menyampaikan proporsional sebagai profesi arsitek," tuturnya.

Baca juga: 5 Fakta Desain Masjid Al Safar Karya Ridwan Kamil yang Viral, Dituding Simbol Illuminati hingga Sita Perhatian Dunia

Dia juga membantah telah memfitnah Ridwan Kamil dalam ceramahnya seperti yang berkembang di sosial media.

"Ada muncul kalau saya memfitnah beliau keturunan dajjal itu fitnah, coba lihat dalam ceramah saya ada tidak keterangan saya soal itu," katanya.

Rahmat menambahkan, isi ceramahnya bertujuan untuk mengingatkan para kaum muslimin soal potensi acaman yang merusak akidah umat Islam. Ia pun mengaku siap menjelaskan hal tersebut secara terbuka kepada siapa pun.

"Saya bersyukur ada momen seperti ini sehingga saya bisa menjelaskan secara terbuka. Bahkan tak hanya dengan MUI dan Pak Ridwan Kamil saya bisa menjelaskan secara terbuka. Saya tidak mungkin dengan waktu terbatas menjelaskan semua. Karena itu saya secara pribadi terbuka (menjelaskan) insya Allah," ungkapnya.

Baca juga: Tim Abdullatif Al Fozan Award: Masjid Al Safar Rancangan Ridwan Kamil Tak Bertentangan dengan Islam

Dia pun berharap, forum serupa digelar lebih banyak agar ada kesepakatan antara ulama dan umaro untuk menyikapi hal tersebut.

"Dan saya berharap ada lagi forum seperti ini berdialog sampai tuntas hingga ada kesepakatan antar ulama dengan umaro yang di tengah MUI pusat, itu yang saya harapkan. Yang saya harapkan, seluruh ulama bisa memperhatikan hal itu sehingga jangan sampai ada sesuatu karena ketidaktahuan itu dibiarkan sehingga itu akan membatalkan akidah kita, ibadah kita," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X