Sudah Seharian Dipadamkan, Titik Api Masih Ada di Gudang Garmen yang Terbakar

Kompas.com - 10/06/2019, 17:57 WIB
Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pembasahan di gudang garmen yang terbakar di Jalan Raya Dr Soetomo, Gresik, Senin (10/6/2019). KOMPAS.com / HAMZAHPetugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pembasahan di gudang garmen yang terbakar di Jalan Raya Dr Soetomo, Gresik, Senin (10/6/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - Kebakaran melanda gudang garmen milik Mien Kian yang berada di Jalan Raya Dr Soetomo Nomor 44, Gresik, Jawa Timur, Minggu (9/6/2019) pukul 14.00 WIB.

Hingga Senin (10/6/2019) pukul 14.30 WIB, petugas pemadam kebakaran tampak masih melakukan tugasnya untuk memastikan api benar-benar padam, dengan pembasahan terus dilakukan oleh unit mobil pemadam kebakaran.

Tidak hanya mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Gresik yang turut serta. Namun, juga melibatkan mobil pemadam kebakaran dari beberapa perusahaan yang ada di Gresik, seperti milik PT Petrokimia Gresik, PT Semen Gresik, maupun PT PJB.

Baca juga: Gudang Mainan Terbakar di Kota Malang

"Ini masih terus kami upayakan pembasahan, sebab kami prediksi beberapa titik api belum sepenuhnya padam," ujar Kepala Pemadam Kebakaran (PMK) Gresik, Eka Prapangasta, Senin.

Kesulitan dihadapi petugas, lanjut Eka, karena bahan terbakar merupakan kain yang bertumpuk, ditambah kondisi bangunan gudang yang membutuhkan perhatian ekstra.

Sebab, penyangga gudang terlihat mulai melengkung usai kepanasan akibat terbakar. Sehingga, pihaknya belum dapat memastikan, hingga kapan proses pembasahan bakal selesai dilakukan.

"Kalau perkiraan waktu (sampai api benar-benar padam), kami belum bisa memastikan, sebab dalam hal ini proses masih berlangsung dan tidak bisa diprediksi," kata dia.

Eka menambahkan, petugas pemadam kebakaran juga menemui kendala di lapangan dalam mendapatkan suplai air untuk proses pemadaman.

"Kendala di setiap lokasi memang berbeda. Tapi untuk kejadian kali ini, kami memang butuh pasokan air yang kontinu untuk dapat memadamkan api secara keseluruhan, tapi nyatanya kami kesulitan mendapatkan pasokan air secara kontinu," ungkap dia.

Adapun pemilik gudang garmen, Mien Kian, mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran pada gudang miliknya.

Baca juga: Pasca-kebakaran Rutan Pidie di Aceh, Narapidana Minta Pegawai Lapas Dipindahkan

 

Ia pun masih belum berkenan untuk memaparkan berapa kerugian yang dialami dalam kejadian kebakaran kali ini.

Sementara, pihak kepolisian masih melakukan rekayasa lalu lintas di depan gudang garmen yang terbakar.

Kendaraan untuk sementara masih tidak diperbolehkan melintas guna membantu petugas pemadam kebakaran melaksanakan tugasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

Tersangka Demonstran Rumah Mahfud MD Dijerat 3 Pasal, Penghasutan, Ancaman Kekerasan, dan Karantina Kesehatan

Regional
Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

Disindir Bobby soal Banjir, Akhyar: Ibu Kota Negara Tempat Tinggal Presiden Juga Kebanjiran

Regional
Teriakkan Kata 'Bunuh' di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

Teriakkan Kata "Bunuh" di Depan Rumah Mahfud MD, Ini Motif Demonstran yang Jadi Tersangka

Regional
Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

Fenomena King Kobra Bermunculan di Grobogan, Berukuran Sebetis Orang Dewasa hingga Resahkan Warga

Regional
29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Regional
Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Regional
BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X