Datang Paling Pagi di Hari Pertama Kerja, Pegawai Bank Dapat Hadiah dari Wali Kota

Kompas.com - 10/06/2019, 12:54 WIB
Walikota Magelang Sigit Widyonindito memberikan hadiah kepada tujuh karyawan Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Magelang karena datang ke kantor lebih awal pada hari pertama kerja usai libur panjang Lebaran 1440H/2019, Senin (10/6/2019). KOMPAS.com/IKA FITRIANAWalikota Magelang Sigit Widyonindito memberikan hadiah kepada tujuh karyawan Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Magelang karena datang ke kantor lebih awal pada hari pertama kerja usai libur panjang Lebaran 1440H/2019, Senin (10/6/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Walikota Magelang Sigit Widyonindito memberikan hadiah kepada tujuh karyawan Perusahaan Daerah (PD) BPR Bank Magelang karena datang ke kantor lebih awal pada hari pertama kerja usai libur panjang lebaran, Senin (10/6/2019).

Ketujuh karyawan tersebut adalah Suyanto  yang datang pukul 06.23 WIB, Wido Aryani (06.36 WIB), Dian Oktora (06.48 WIB), Ismail (06.48 WIB), Rio Hartawan (06.49 WIB), Agus Budi (06.50 WIB), dan Agus Prasetyo (06.54 WIB).

Mereka menerima hadiah berupa TV, dispenser, kulkas, blender, kompor gas, magicom, dan setrika.

"Ini adalah inisiatif saya, pakai uang pribadi bukan APBD, sebagai tanda cinta saya kepada karyawan yang telah berkomitmen tinggi dan disiplin," ujar Sigit usai menyerahkan hadiah, didampingi Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina dan Sekretaris Daerah Joko Budiyono.

Baca juga: Meski Dilarang, Banyak Jagal Potong Sapi Betina di Magelang

Menurutnya, pemberian hadiah ini dilakukan secara acak di dinas/instansi jajaran Pemkot Magelang. Tahun ini, Sigit memilih PD BPR Bank Magelang sebagai kantor pelayanan publik bidang perbankan yang ikut menopang perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang.

"Memang di Bank Magelang ini ketentuan masuk kantor jam 07.30 WIB, tidak masalah. Mereka pulangnya juga melebihi jam kerja. Bank Magelang merupakan penopang PAD Kota Magelang yang diandalkan. Asetnya terus meningkat hingga saat ini mencapai Rp 180 miliar," imbuhnya.

Pemberian reward tersebut, kata dia, diharapkan dapat memotivasi karyawan Bank Magelang serta dinas/instansi lain untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerja, terlebih persaingan dunia perbankan semakin ketat.

Pihaknya juga meminta perusahaan daerah ini mengembangkan inovasi di bidang teknologi informasi seperti penggunaan ATM bersama dan elektronik banking (e-bangking).

Baca juga: Tradisi “Urup-urup“ Tandai Malam ke-21 Ramadhan di Magelang

Direktur Utama PD BPR Bank Magelang, Hery Nurjiyanto mengaku kaget tapi juga merasa semangat setelah orang nomor satu di Kota Magelang melakukan inspeksi mendadak ke kantornya. Menurutnya, apa yang dilakukan Walikota Magelang memiliki sisi positif karena bisa memotivasi para karyawan.

"Sidak itu ternyata punya tujuan positif, karena kita sebagai bank milik Pemkot Magelang mau tidak mau harus mengikuti ritme kinerja Pemkot Magelang. Harus baik. Persaingan semakin ketat. Kita harus memberikan PAD kepada Pemkot Magelang. Terakhir kita memberikan sekitar Rp 1,8 miliar," paparnya.

Pada hari pertama kerja, total ada 51 karyawan yang berkantor di PD BPR Bank Magelang Jalan Tidar. Hanya ada satu orang yang izin karena sakit dan dua orang dinas malam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X