Kompas.com - 10/06/2019, 06:23 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.
Editor Rachmawati

BINJAI, KOMPAS.com - Penyidik Subdenpom 1-5/2 Binjai masih mendalami dugaan tewasnya Sertu AS dari Yonif 125/Si'mbisa yang diduga overdosis akibat alkohol dan obat-obatan terlarang, Minggu (9/6/2019).

Sementara ini, penyidik mendapat keterangan dan bahan informasi bahwa Sertu AS yang mengembuskan nafas terakhir di RS Latersia setelah diantarkan oleh anggota TNI lainnya yang berdinas di Provost Yonif 125/Si'mbisa.

Diketahui, rekan Sertu AS itu langsung meninggalkan RS Latersia Binjai di Jalan Soekarno-Hatta Km 18, Kecamatan Binjai Timur usai korban ditangani tim medis.

Hingga akhirnya Sertu AS meninggal di bangsal RS Latersia.

"Sementara keterangannya, anggota sendiri yang bawa (korban) ke RS Latersia. Dia (korban) kan Danru, anggotanya yang bawa (korban) ke Rumah Sakit Latersia," ujar Dansubdenpom 1-5/2, Kapten Kariadi.

Baca juga: Temuan Tim Investigasi soal Penembakan Warga oleh Oknum TNI di Asmat Papua

Menurutnya, Penyidik Subdenpom sudah melakukan olah TKP ke cafe tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi korban menikmati sajian hiburan malam diiringi musik khas disc jokey.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain olah TKP, tim Subdenpom juga mencari keterangan yang dapat dijadikan sebagai petunjuk untuk mengetahui penyebab kematian almarhum Sertu AS.

Rekan sesama TNI dari almarhum Sertu AS, Pratu ST sudah diserahkan oleh pimpinan di kesatuannya kepada Penyidik Subdenpom 1-5/2 Binjai.

Pratu ST sudah dimintai keterangan dan penahanan guna memudahkan pemeriksaan.

"Untuk anggota yang bersama almarhum sudah dilimpahkan ke satuannya ke kami untuk ditahan," kata Dansubdenpom 1-5/2 Binjai, Kapten Keriadi.

Hasil penyelidikan Subdenpom, selama berdinas korban berkepribadian baik. Korban sudah tiga kali berkunjung ke tempat hiburan malam di perbatasan Binjai-Deliserdang itu.

"Anggotanya baru sekali ke lokasi itu. Mereka juga tidak berdua. Ada sipil yang ikut, sejauh ini kami masih lidik terus," pungkasnya.

Baca juga: Pasca-penembakan oleh Oknum TNI, Wagub Papua Minta Warga Tidak Emosi

Sementara itu, Tim gabungan Polres Binjai, Subdenpom dan BNN Kota Binjai berencana menggelar razia ke cafe-cafe lokasi hiburan malam.

Razia direncanakan pasca oknum TNI, AS tewas diduga overdosis usai berkunjung ke satu cafe lokasi hiburan malam Kota Binjai guna penyelidikan, Minggu (9/6/2019).

Terlihat sejumlah personel gabungan melakukan apel di Mapolres.

"Tidak ada digelar razia, masih evaluasi. Kami masih melakukan koordinasi dan analisa saja. Ya ada atensi terkait itu (oknum TNI tewas)," kata Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto.

Atensi razia sejumlah cafe guna menyikapi informasi bahwa oknum TNI AS yang bertugas Danru Provost Batalyon Infanteri 125/Si'mbisa Karo meninggal dunia diduga overdosis setelah kelebihan menikmati alkohol dan obat terlarang di lokasi hiburan malam.

AS meninggal dunia setelah diantar rekannya ke RS Latersia dalam kondisi kejang-kejang.

Namun, razia tidak jadi digelar. Diduga karena informasi giat razia telah bocor ke sejumlah sosial media, sehingga para pengunjung cafe sepi. Bahkan pengunjung sama sekali tidak ada yang berada di lokasi.

Beberapa pengendara yang diduga calon pengunjung Kafe Duku terlihat balik arah sambil menginformasikan ke pengendara yang melintas di sekitar cafe lokasi hiburan malam.

Mereka berpindah tujuan ke Kafe Flower yang sebelumnya Diskotek Titanic Frog untuk menikmati hiburan malam.

Baca juga: Mantan Pacar Fera Oktaria Oknum TNI, Kodam II Sriwijaya Bentuk Tim Buru Prada DP

Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga memberi keterangan adanya oknum TNI meninggal diduga overdosis.

Dia menegaskan, kasus meninggalnya oknum TNI di Kota Binjai, Sumatera Utara pada Rabu (5/6/2019) malam, kini sudah ditangani Subdenpom Binjai.

"Penyelidikan kasusnya sudah ditangani Subdenpom Binjai, sehingga saat ini kita masih menunggu hasilnya," kata Kapendam I/BB, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga dalam rilisnya di Media Centre Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Kamis (6/6/2019) lalu.

Sertu AS mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Latersia Binjai, Jalan Soekarno-Hatta Km 18, Binjai Timur, Rabu (5/6). AS diketahui berpangkat Sersan Satu yang bertugas sebagai Danru Provost Batalyon Infanteri 125/Simbisa, Kabanjahe, Tanah Karo.

AS sampai di RS Latersia diantarkan oleh temannya sekitar pukul 5.30 WIB.

Kepada petugas medis, teman AS menjelaskan bahwa oknum prajurit TNI ini usai menenggak minuman beralkohol dan menelan pil ekstasi di salah satu diskotek pinggiran Kota Binjai yang masuk wilayah Kabupaten Deliserdang.

Baca juga: Oknum TNI Jadi Pelaku Kasus Prostitusi Anak di Ambon

Setiba di RS, oknum tersebut dalam kondisi gelisah dan kejang-kejang sehingga dipasangkan infus.

Sekitar pukul 8.00 WIB, Sertu AS pingsan dan tekanan darahnya mencapai 90/80 mmHg dengan suhu demam tinggi mencapai 41,6 derajat celcius.

Tak lama berselang AS menghembuskan nafas terakhirnya.

Amatan Tribun Medan, di RS Latersia, Rabu (5/6) malam, terlihat sejumlah prajurit TNI berseliweran, beberapa di antaranya berseragam dinas lapangan khas TNI.

Terlihat juga Komandan Sub Datasemen Polisi Militer Binjai, Kapten Keriadi mengenakan kemeja putih di RS Latersia.

Pukul 21.45 WIB, jenazah sudah berada dalam peti kayu warna cokelat dan dibawa menggunakan ambulans milik Rumah Sakit Latersia.

Baca juga: Oknum TNI Jadi Pelaku Kasus Prostitusi Anak di Ambon

Kapendam I/BB berharap, penyelidikan oleh Subdenpom Binjai bisa mengungkap fakta sebenarnya tentang meninggalnya oknum TNI AD berinisial AS dengan pangkat Sersan Satu, asal kesatuan Batalyon Infanteri 125/Si'mbisa.

"Dengan adanya hasil penyelidikan Subdenpom Binjai nantinya, maka informasi yang simpang siur terkait meninggalnya oknum TNI dimaksud akan menjadi jelas. Karenanya, kita harapkan rekan-rekan media bisa bersabar dan menunggu hasil penyelidikan selesai," pungkas Kolonel Roy Sinaga.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anggota TNI Diduga Tewas Over Dosis Setelah Masuk ke Kafe di Binjai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.