Warga Hilang Diterkam Buaya, Pemangku Adat Gelar Ritual di Muara Sungai

Kompas.com - 10/06/2019, 05:47 WIB
Pemangku adat di desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu sore (9/6/2019) menggelar ritual adat sebelum mencari Fanyu Lunmisai, warga desa yang hilang dimangsa buaya di sungai Ruata pada sabtu kemarin foto dok warga Makariki, RudiPemangku adat di desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu sore (9/6/2019) menggelar ritual adat sebelum mencari Fanyu Lunmisai, warga desa yang hilang dimangsa buaya di sungai Ruata pada sabtu kemarin

AMBON, KOMPAS.com -Fanyu Lunmisai (37), salah satu warga yang menjadi korban yang dimangsa buaya di Sungai Ruata, Desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah belum juga ditemukan, Minggu (9/6/2019).

Upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan warga Desa Makariki bersama aparat kepolisian dan tim dari BKSDA Maluku yang bertugas di Maluku Tengah.

Namun, hingga Minggu malam korban belum juga ditemukan, termasuk buaya yang memangsa.

Warga setempat, Rudi mengatakan sebelum proses pencarian dimulai para pemangku adat terlebih dahulu menggelar ritual adat di dekat muara sungai tersebut.


“Tadi sebelum pencarian terlebih dahulu dilakukan ritual adat oleh para pemangku adat di sini,” kata Rudi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Minggu malam.

Baca juga: Diterkam Buaya Saat Mancing Ikan, Petani Ini Berhasil Selamatkan Diri

Rudi menyebut, dalam proses ritual adat itu, para pemangku adat juga ikut memanjatkan doa agar korban dapat segera ditemukan. Proses pencarian korban kemudian dilakukan warga bersama aparat kepolisian mulai dari muara Sungai Ruata hingga ke laut desa tersebut.

“Namun sampai malam ini korban belum ditemukan,”ujarnya.

Kepala Seksi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, Meity Pattipawaej membenarkan jika hingga Minggu malam ini korban belum juga ditemukan.

Dia mengakui bahwa proses pencarian korban melibatkan berbagai unsur mulai dari pemangku adat, pihak kepolisian BKSDA, dan juga petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah.

“Selama lima jam pencarian mulai dari pukul 17.00 WIT-21.00 WIT, tubuh korban belum juga ditemukan,”ujarnya.

Baca juga: Cari Ikan di Sungai, Seorang Warga Tewas Dimangsa Buaya

Fanyu Lunmisai dimangsa buaya di Sungai Ruata pada Sabtu (8/6/2019) kemarin. Saat itu korban bersama seorang kerabatnya, Daniel pergi ke sungai itu untuk mencari ikan

Namun saat kembali keduanya di serang buaya. Daniel sempat mengalami luka namun dia selamat, sedangkan korban langsung diterkam dan diseret ke laut oleh buaya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X