Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Arus Balik, Pelabuhan Ketapang Siapkan 10 Loket

Kompas.com - 09/06/2019, 17:30 WIB
Suasana di Dermaga Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (8/6). AntaranewsSuasana di Dermaga Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (8/6).
Editor Rachmawati

BANYUWANGI, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk  menyiapkan lima loket tambahan menjadi 10 loket untuk membeli tiket masuk ke kapal mengantisipasi membeludaknya jumlah arus balik Lebaran 2019 yang menyeberang dari Banyuwangi, Jawa Timur ke Gilimanuk, Bali.

"Sepuluh loket kami operasikan sebagai bentuk langkah antisipasi lonjakan penumpang kapal feri," ujar General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk Fahmi Alweni di Banyuwangi, Sabtu, (8/6/2019).

Selain pengoperasian sepuluh loket tambahan, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas tenda khusus untuk pengendara roda dua di areal parkir pelabuhan.

Sementara untuk kapal feri yang beroperasi di lintasan Selat Bali sampai saat ini masih sama dengan hari-hari biasa, yakni 32 unit dari 56 kapal motor penumpang (KMP) yang ada.

Baca juga: Segar Setelah Lebaran, Berendam Air Hangat di Kalianget Banjarnegara

"Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, kami mempercepat pemuatan penumpang kendaraan roda dua maupun roda empat dengan tujuh dermaga yang ada," tuturnya.

Fahmi Alweni memperkirakan, puncak arus balik Lebaran 2019 di Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk akan terjadi pada 16 Juni 2019.

"Biasanya arus balik di Pelabuhan Ketapang akan terurai dan tidak akan terjadi penumpukan di pelabuhan, karena sebagian besar pemudik yang akan balik ke Bali tidak serentak atau tidak bersamaan seperti arus mudik dari Gilimanuk ke Ketapang," ujarnya.

Kendati demikian, PT ASDP tetap melakukan antisipasi terjadinya lonjakan penumpang.

Dalam pantauan, di areal parkir Pelabuhan Ketapang pada Sabtu belum terjadi penumpukan kendaraan roda dua maupun roda empat yang akan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.

Sementara itu jumlah penumpang kapal feri dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, dalam dua hari pada saat Lebaran, Jumat (5/6) dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, yakni Kamis (6/6) mulai meningkat.

Baca juga: Lebaran di Pengungsian, Jemaah Ahmadiyah Rindu Kampung Halaman

Berdasarkan data Angkutan Lebaran 2019 PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, peningkatan jumlah penumpang kapal feri dari Ketapang ke Gilimanuk, pada Jumat (5/6) jumlah penumpang mencapai 33.214 orang.

Jumlah penumpang 33.214 orang pada hari H Lebaran itu meningkat bila dibandingkan dengan jumlah penumpang Tahun 2018 yang hanya 30.780 orang, untuk jumlah kendaraan roda dua juga meningkat, yakni 2.804 unit, dari Tahun 2018 sebanyak 2.373 unit.

Untuk kendaraan roda empat, arus balik tahun ini juga meningkat, yakni 4.507 unit dari tahun sebelumnya 4.213 unit.

Artikel ini telah tayang Antaranews.com dengan judul ASDP Ketapang siapkan 10 loket arus balik ke Bali

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X