Lebaran di Pengungsian, Jemaah Ahmadiyah Rindu Kampung Halaman

Kompas.com - 09/06/2019, 16:07 WIB
Lombok Timur, kompas.com warga Ahmadiyah yang masih mengungsi di Lombok timut Kompas.com/fitriLombok Timur, kompas.com warga Ahmadiyah yang masih mengungsi di Lombok timut

"Memang pernah diberikan bantuan sama pemerintah namun itu hanya tiga bulan. Selepas itu tidak ada lagi," unkapnya.

Sementara itu Marini, salah seorang warga Ahmadiyah menuturkan merasakan suasana puasa dan lebaran di tempat pengungsian yang berbeda. Saat di kampungnya, ia masih sering membuat kolak dari hasil pertaniannya. Namun sekarang untuk menikmati kolak, dia harus membelinya.

“Ya jelas berbedalah bisa lihat sendiri kondisi kita disini. Di sini klita jarang buat kolak, cuma bisa beli aja, kata Marini sambil menggendong anaknya di halaman depan bangunan pengungsian.

Baca juga: GP Ansor Desak Pemerintah dan Polri Pulihkan Hak Jemaah Ahmadiyah

Ia juga menuturkan biasanya H-10 lebaran dirinya sudah mulai membuat kiloan kue lebaran.

“Biasanya kami 10 hari sebelum lebaran sudah membuat jajan berkilo-kilo, sekarang tidak bisa karena kondisi kita disini” Imbuhnya.

Untuk anak-anak yang ikut mengungsi, mereka sekolah di SDN 4 Selong, Lombok Timur yang terdekat dari LLK.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X