Lewat Jalur Laut, Pertamina Pasok BBM ke Wilayah Bencana di Pulau Seram

Kompas.com - 09/06/2019, 11:00 WIB
Sejumlah mobil tanki milik Pertamina membawa BBM ke Kabupaten Seram Bagian Barat melalui jalur laut, Sabtu (8/6/2019)Foto dok Humas Pertamina Maluku Sejumlah mobil tanki milik Pertamina membawa BBM ke Kabupaten Seram Bagian Barat melalui jalur laut, Sabtu (8/6/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Penyaluran Bahan Bakar Minyak ( BBM) ke Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, tetap dilakukan Pertamina meski akses transportasi lewat jalur darat menuju sejumlah kecamatan di wilayah itu sedang lumpuh total.

Manager Branch Marketing Maluku Pertamina Donny Brillianto mengatakan, untuk menjaga stok BBM di Kabupaten Seram Bagian Barat pasca rusaknya tiga jembatan di wilayah itu pihaknya telah menyuplai pertalite dan biosolar ke 7 SPBU yang ada di kabupaten tersebut.

“Pertamina telah menyalurkan BBM ke Kepulauan Seram sejak dua hari terakhir. Ada sebanyak 51 kiloliter Pertalite dan 10 kiloliter Biosolar disalurkan untuk 1 SPBU regular dan 6 SPBU kompak di Seram Bagian Barat,” ujar Donny Brillianto kepada wartawan, Sabtu (8/6/2019).

Baca juga: Tiga Jembatan di Pulau Seram Rusak, Akses Transportasi Lumpuh Total

Donny menjelaskan, penyaluran BBM tersebut dilakukan dari Terminal BBM Wayame, Ambon dengan menggunakan kapal menuju Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat.selanjutnya BBM disalurkan ke SPBU menggunakan mobil tangki dari Kairatu.

“Kemarin, kami juga telah mencoba pengiriman BBM melalui jalur utara dari Terminal BBM Masohi, Maluku Tengah ke Seram Bagian Barat dengan jarak 400 kilometer namun terkendala dengan jalan dan jembatan yang ternyata juga tidak bisa dilalui sehingga mobil tangki terpaksa kembali lagi ke Terminal BBM Masohi,” ungkapnya.

Baca juga: Jembatan yang Ambruk di Pulau Seram akan Dibangun di Tahun 2020

Donny mengutarakan pihaknya masih tetap akan melakukan pengiriman BBM dengan menggunakan kapal dari Terminal BBM Wayame atau Terminal BBM Masohi untuk menjaga ketahanan stok BBM di Seram Bagian Barat.

Sementara itu Unit Manager Communication, Relations dan CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua Pertamina Brasto Galih Nugroho menyatakan penyaluran alternatif dan darurat tersebut ditempuh Pertamina agar masyarakat tetap bisa mendapatkan BBM di SPBU Pertamina meski jalur reguler terputus.

“Ini merupakan upaya kami menjaga ketahanan stok BBM di SPBU sebagai BUMN pendistribusi BBM,” tutup Brasto.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X