Kecurigaan Keluarga Sebelum Nelayan Korban Mutilasi Ditemukan Tewas

Kompas.com - 07/06/2019, 14:55 WIB
Jenazah Karoman (40) nelayan asal Ogan Ilir yang ditemukan termutilasi ketika berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Kamis (7/6/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJenazah Karoman (40) nelayan asal Ogan Ilir yang ditemukan termutilasi ketika berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Kamis (7/6/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Polres Ogan Ilir dan Polda Sumatera Selatan saat ini masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya Karoman (40) dengan kondisi termutilasi.

Dua bagian tubuh Karoman sampai masih belum ditemukan lantaran diduga dibuang pelaku di tempat lain.

Paman korban, Syarifudin menceritakan, Karoman sehari-hari memang hanya bekerja sebagai seorang nelayan yang mencari ikan dipinggiran ladang dengan perahu dayung.

Rabu (5/5/2019) sekitar pukul 21.00 WIB, Karoman sempat berpamitan dengan istrinya untuk mencari ikan dengan perahunya tersebut.

Namun, ada kejanggalan saat korban berangkat untuk mencari ikan. Jalur yang dilaluinya tak seperti biasanya.

"Ada warga yang sempat lihat keponakan saya itu mau masuk ke ladang seseorang, tapi tidak jadi. Aneh, biasanya dia selalu lewat situ kalau mau cari ikan," kata Syarifudin saat berada di rumah sakit Bhayangkara Palembang, Jumat (7/6/2019).

Baca juga: Tak Kunjung Pulang, Nelayan Ogan Ilir Ditemukan Tewas Dimutilasi

Syarifudin menjelaskan, Karoman yang tak pulang selama satu malam membuat keluarga sangat cemas. Para warga kampung akhirnya ikut membantu untuk mencari keberadaan korban.

"Ada sekitar 500 warga ikut bantu malam itu, tapi tidak ketemu. Ketika pagi baru ketemu, yang melihat pertama kali jenazah korban adalah anaknya. Karena di samping itu perahunya ada," jelas Syarifudin.

Menurut Syarifudin, Karoman tak memiliki masalah kepada siapa pun selama hidupnya. Keluarga begitu terpukul saat mengetahui korban telah tewas dengan cara sangat sadis.

"Korban ini kerjanya sama saya, utang atau masalah sama orang lain tidak ada,"ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriyadi ketika dikonfirmasi saat ini petugas masih melakukan pengembangan terkait ditemukannya jenazah tersebut.

Menurut Supriadi, tim Identifikasi dan Forensik (Inafis)Polda Sumsel telah berada di lokasi untuk mencari bukti lanjutan.

"Kita memback up, tapi memang untuk anggota tubuh korban yang lain belum ditemukan karena masih dicari. Kasusnya masih diselidiki, "singkat Supriadi melalui pesan singkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X