Kompas.com - 06/06/2019, 17:24 WIB
Proses evakuasi korban jatuh kejurang di kawasan gunung Guruete, Aceh Jaya, Kamis (06/06/3/2019). Foto dok BPBAProses evakuasi korban jatuh kejurang di kawasan gunung Guruete, Aceh Jaya, Kamis (06/06/3/2019).

BANDA ACEH – Kasatlantas Polres Aceh Jaya, Iptu Iswandi menjelaskan kronologi mobil "pick up" masuk jurang di kawasan Gunung Geureutee, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (6/6/2019). 

Kecelakaan itu mengakibatkan tiga orang tewas.

Iswandi mengatakan, mobil bak terbuka jenis Suzuki dengan nomor polisi BL 8332 W mengalami kecelakaan dan masuk ke jurang di kawasan KM 65 Desa Babah Ie, Gunung Geurutee, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. 

“Penumpangnya ada 19 orang ya, 3 diantaranya meninggal dunia, 15 orang luka-luka dan satu lainnya tidak mengalami cedera apapun. Penumpang didominasi anak dan perempuan, sepertinya mau bepergian Lebaran,” ujar Iswandi saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Mobil Pickup Masuk Jurang, Empat Penumpang Tewas

Mobil yang dikendarai oleh sopir bernama oleh Anzarmi (50), melaju dari arah Calang menuju arah Banda Aceh.

Diduga mobil yang melebihi kapasitas ini tidak bisa dikendalikan oleh sopir saat berada di tikungan sehingga masuk ke jurang dengan kedalaman lebih kurang 50 meter.

"Ini kan memang kawasan gunung ya, dimana kalau dari arah laju mobil sisi kiri itu dinding Gunung Geuretee dan sisi kanan jurang berbatas laut,” jelas Iswandi.

Korban meninggal dunia adalah Cut Meran, Nurbismi, dan Badriah. Ketiganya merupakan warga Desa Ujong Sudheun, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.

Baca juga: Hendak Melayat, Mobil Pick Up Angkut 17 Orang Alami Kecelakaan

Sedangkan para korban luka kini sudah dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

Jalur Gunung Geurutee adalah jalur utama bagi para pengguna jalan dan pemudik yang melakukan perjalanan mudik dari Banda Aceh menuju kawasan barat selatan Aceh.

Kepolisian mengimbau warga untuk selalu berhati-hati saat melintas di kawasan pegunungan tersebut, karena memang sering terjadi kecelakaan.

Warga juga diimbau untuk waspada dan berhati-hati akan longosoran batu ketika melintas saat hujan turun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.