Petugas BKSDA Gunakan Petasan Halau Kawanan Gajah Liar yang Masuk Kebun Warga

Kompas.com - 04/06/2019, 21:21 WIB
Kawanan gajah liar yang ditemukan petugas BBKSDA Riau di kebun warga di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, Selasa (4/6/2019). Dok. BBKSDA Riau KOMPAS.com/IDON TANJUNGKawanan gajah liar yang ditemukan petugas BBKSDA Riau di kebun warga di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, Selasa (4/6/2019). Dok. BBKSDA Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Menjelang Lebaran, kawanan gajah liar masuk ke perkebunan warga di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau 

Pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus melakukan pengawasan terhadap satwa bertubuh besar tersebut karena memakan isi kebun warga.

"Kawanan gajah liar masuk ke kebun warga di Kelurahan Rantau Panjang dan Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai, yang merusak beberapa batang sawit dan pondok dalam areal perkebunan itu," sebut Kepala BBKSDA Riau Suharyono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Enam Terowongan Khusus Gajah Dibangun di Tol Pekanbaru-Dumai

Untuk penanganan, kata dia, tim BBKSDA Riau, terutama petugas Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, terus melakukan pengawasan dan penghalauan. Jelang Idul Fitri, petugas terus berjibaku mengawasi satwa dilindungi tersebut.

Lebih lanjut, Suharyono mengatakan, kawanan gajah liar masuk ke kebun warga tercatat sejak 30 Mei sampai 3 Juni 2019. Rombongan gajah tercatat 11 ekor.

"Kawanan gajah liar ini sering disebut Kelompok Sebelas, karena kerap masuk areal perkebunan di Kecamatan Minas, Rumbai dan Tanjung," sebut Suharyono.

Dia mengatakan, kawanan gajah liar ini memang setiap tahun menjelang Lebaran masuk ke kebun warga. Sebab, pemilik atau penjaga kebun rata-rata mudik ke kampung halaman, sehingga kebun ditinggalkan.

"Kawanan gajah liar merasa bebas dan tidak terganggu melakukan aktivitas di kebun warga, karena tidak ada penjaganya," ujar Suharyono.

Baca juga: KLHK Bongkar Sindikat Perdagangan Aksesori Berbahan Gading Gajah di Pati

Sehingga tim dikerahkan ke lokasi untuk pengawasan gajah tersebut. Kehadiran petugas dalam menangani gajah liar ini sangat dirasakan oleh masyarakat.

Disamping itu, kata Suharyono, petugas terus melakukan monitoring pergerakan kawanan gajah.

"Petugas menggunakan petasan terus menghalau satwa liar dilindungi tersebut menuju areal aman yaitu Tahura (Taman Hutan Raya) Minas di Siak," sebut Suharyono.

Dia berharap, upaya petugas di lapangan dapat mengatasi kawanan gajah agar tidak lagi masuk ke kebun warga dan petugas pun bisa kembali ke rumah berkumpul dengan keluarga merayakan lebaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X