Antisipasi Teror, Kendaraan Masuk Bandara Depati Amir Diperiksa Ketat

Kompas.com - 04/06/2019, 15:01 WIB
Petugas memeriksa kendaraan yang masuk bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Selasa (4/6/2019).KOMPAS.com/HERU DAHNUR Petugas memeriksa kendaraan yang masuk bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Selasa (4/6/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pemeriksaan ekstra ketat diberlakukan bagi kendaraan yang masuk Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (4/6/2019).

General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Chuanda mengatakan, sistem random check diterapkan setelah adanya teror terhadap pos polisi.

Baca juga: Ini Temuan dari Penggeledahan di Rumah Orangtua Pelaku Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Kartasura


"Kami bersama petugas gabungan random check. Mudah-mudahan semuanya lancar," ujar Chuanda, kepada Kompas.com, di posko bandara, Selasa siang.

Pemeriksaan petugas meliputi pelacakan menggunakan metal detektor serta pembukaan bagasi kendaraan.

"Ada instruksi juga dari Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kewaspadaan berkolaborasi dengan TNI dan Polri serta unsur terkait," ujar dia.

Ada pun pergerakan penumpang pada H-2 di Bandara Depati Amir tercatat turun dari tahun lalu 7.650 menjadi 5.466 orang.

Baca juga: Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Kartasura Masih Amatir

Penurunan jumlah penumpang diduga karena melonjaknya harga tiket pesawat.

Sebelumnya, ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di pos polisi Tugu Kartasura milik Polres Sukoharjo, Senin (3/6/2019) pukul 23.00 WIB.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X