Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Selama Mudik di Sulawesi Selatan Turun Drastis

Kompas.com - 04/06/2019, 10:53 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat diwawancara di Mapolda Sulsel Jumat (17/5/2019). Kompas.com/HIMAWAN Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat diwawancara di Mapolda Sulsel Jumat (17/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) merilis data jumlah kecelakaan lalu lintas sejak dimulainya Operasi Ketupat 2019.

Dari data yang dirilis, jumlah kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan tahun ini ada 17 peristiwa. Angka ini turun dari tahun lalu yang mencapai 57 kecelakaan atau mengalami penurunan hingga 68 persen .

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan, kurangnya kecelakaan lalu lintas di tahun ini karena pihak kepolisian lebih aktif melakukan teguran dan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.

"Tahun 2018 jumlah tilang ada 359, sedangkan tahun 2019 jumlah tilang ada 716. Ada kenaikan 99 persen," ujar Dicky dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Napi Teroris di Sulsel Tidak Dapat Remisi

Dicky menambahkan, untuk jumlah teguran, pada tahun 2018 mencapai angka 465. Sedangkan, di tahun ini pihaknya melakukan teguran kepada pengendara yang nakal hingga 1098 kali naik sekitar 136 persen.

Asa beberapa faktor menurut Dicky sehingga angka kecelakaan lalu lintas di jalan Trans Sulawesi berkurang. Salah satunya ialah kehadiran pos pengamanan Polri di setiap jalur mudik yang dimanfaatkan masyarakat untuk istirahat.

Sebagaimana diketahui, tahun ini ada 5.035 personel gabungan yang bersiaga untuk mengamankan arus mudik 2019 di Sulawesi Selatan.

"Kerjasama TNI Polri, Dishub, Damkar, BNPB, Dinas PU, Sat Pol PP dan Jasa Raharja sangat optimal dalam memberikan keamanan bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya," imbuhnya.

Baca juga: Angka Kecelakaan Mudik 2019 Turun, Menhub Minta Tetap Waspada

Lebih jauh Dicky juga menyebut masyarakat saat ini sudah lebih memilih pulang ke kampung halaman dengan menggunakan transportasi umum seperti bus.

Selain itu informasi di media sosial yang dilakukan oleh polisi juga membuat masyarakat memiliki kesadaran untuk mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara.

Hal ini, menurut Dicky juga menjadi penyebab angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan pada musim mudik berkurang drastis.

Kompas TV Mudik jadi agenda tahunan yang bisa dilepaskan dari tradisi masyarakat muslim Indonesia untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman dan aman butuh kerja sama antar lembaga salah satunya Korlantas Polri. Seperti apa persiapan Korlantas Polri mengantisipasi mudik dan balik? Simak wawancara Jurnalis KompasTV Cindy Sistyarani dengan Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri. #ArusMudik #Mudik2019 #Mudik

 

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Status PDP Dicabut, Jenazah Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Ternyata Positif Corona

Regional
Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus Terbanyak, Sehari 20 Warga Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Ratusan Kali Merampok, 2 Orang Berseragam TNI Ditangkap di Bandung

Regional
Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X