Polisi Bangun Rumah Merah Putih, Bebaskan Buta Aksara Warga Eks Timor Timur

Kompas.com - 04/06/2019, 05:00 WIB
Brigpol Kresna Ola bersama bersama sejumlah warga eks Timtim yang menjadi muridnya berpose brsama di depan rumah merah putih di desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha) AntaranewsBrigpol Kresna Ola bersama bersama sejumlah warga eks Timtim yang menjadi muridnya berpose brsama di depan rumah merah putih di desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Editor Rachmawati

KUPANG, KOMPAS.com - Warga eks Timor Timur yang bermukim di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur merasa terbantu dengan keberadaan Rumah Merah Putih, sebagai wahana tempat belajar (baca dan tulis) yang bertujuan membebaskan mereka  dari ancaman buta aksara.

“Saya memang tidak bisa baca sama sekali sejak lahir sampai saat ini. Tetapi keberadaan rumah merah putih ini melalui Pak Brigpol Kresna Ola membuat setidaknya tahu membaca tapi sedikit saja,” kata Marance do Santos kepada Antara di Desa Kenebibi, Kabupaten Belu, Minggu (2/6).

Baca juga: Di Klinik Ini Bisa Berobat Gratis, Syaratnya Baca 1 Juz Al Quran

Hal ini disampaikannya saat ANTARA menyambangi proses belajar mengajar Komunitas Buta Aksara di Rumah Merah Putih yang dibangun berkat swadaya masyarakat sekitar dan Kepolisian Daerah NTT.

Marance mengatakan bahwa sudah tiga tahun dirinya belajar baca dan tulis yang diajarkan oleh Brigpol Krena Ola.

Pria tua yang mengaku sudah berumur 60 tahun ini mengatakan apa yang dialami oleh dirinya dan istrinya yang tak bisa membaca juga, tidak ingin kelak dialami oleh anak-anaknya.

“Oleh karena itu terhadap empat orang anak kami, kami keras dan suruh mereka rajin belajar dan sekolah agar kelak tidak seperti kami,” kata Marance yang sudah jalan empat tahun bergabung dengan Komunitas Buta Aksara itu.

Baca juga: Pakai Gerobak, Bu Guru Kurnia Keliling Komplek Tawarkan Baca Buku

Hal yang sama juga diakui oleh Maria Kolo. Ia mengaku saat ini dirinya sudah bisa membaca dan menulis walaupun hanya mengeja saja.

“Hanya bisa tulis huruf dan angka dan mengeja saja. Tetapi ini sudah sangat terbantu,” tambah dia.

Wanita berusia 42 tahun itu juga mengaku bahwa lima orang anaknya semuanya ia suruh sekolah.

Ia bersyukur keberadaan Rumah Merah Putih yang  diinisiasi oleh Brigpol Kresna itu mampu membuat dirinya dan 39 warga di desa tersebut  menjadi bisa membaca walaupun harus pelan-pelan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.