Kiai Sepuh di Jawa Timur Siap Jadi Tuan Rumah Islah Nasional Capres 01 dan 02

Kompas.com - 03/06/2019, 20:43 WIB
Ketua PBNU Saifullah Yusuf beserta sejumlah kiai sepuh saat berkumpul di kediamannya di Surabaya (Foto Istimewa)Antaranews Ketua PBNU Saifullah Yusuf beserta sejumlah kiai sepuh saat berkumpul di kediamannya di Surabaya (Foto Istimewa)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah kiai sepuh Jawa Timur siap menjadi tuan rumah islah nasional pertemuan antara calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan 02 Prabowo Subianto pasca-pemilihan presiden 2019.

“Kalau diperlukan, kiai-kiai di Jatim siap menjembatani bahkan menjadi tuan rumah pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo guna membangun Indonesia ke depan yang maju lagi,” ujar Ketua PBNU Saifullah Yusuf selaku tuan rumah pertemuan kiai-kiai di Surabaya, Senin.

Kesepakatan tersebut dihadiri kiai dan ulama sepuh dengan Rois Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, Minggu (2/6) malam.

Baca juga: Isu Ekonomi Capres-Cawapres Dinilai Tenggelam oleh Politik Identitas


Pada pertemuan tersebut, turut hadir kiai pendukung 01 dan 02 di Pemilu 17 April 2019.

Doa pertama dilakukan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar yang mendoakan agar Prabowo diberi kesehatan dan kemampuan sehingga terus bisa mengabdi untuk kepentingan bangsa.

Doa yang sama lantas disampaikan Pesantren Al-Ihsan Jrangoan Sampang KH Mahrus Malik agar Jokowi diberikan kesehatan agar bisa memimpin bangsa ini dengan lebih baik.

Dalam pertemuan tersebut para kiai menginginkan segera dilakukan islah nasional secara ikhlas dan sungguh-sungguh untuk menjaga kesatuan NKRI dalam seluruh tingkatan antara pendukung kedua kubu.

Selain itu, berbagai dinamika yang akhir-akhir ini terjadi juga dibahas dan disepakati akan ada pertemuan lanjutan di kediaman KH Nawawi di Sidogiri.

Sementara itu, KH Anwar Iskandar mengatakan bahwa perbedaan pilihan merupakan “sunatullah”, namun harus tetap mengedepankan persatuan.

“Perbedaan pilihan adalah bagian dari dinamika yang itu merupakan ‘sunatullah’, tapi jangan sampai saling menghujat,” ucap pengasuh pondok pesantren Al Amin Kediri tersebut.

Baca juga: Kiai dan Pendekar Madiun Doakan Pendukung People Power Dapat Hidayah

Pilpres, kata dia, telah selesai sehingga para kiai baik pendukung 01 maupun 02 sepakat untuk membangun komunikasi intensif dan saling memaafkan.

“Kami menginginkan islah atau rekonsiliasi agar bangsa ini tidak terjebak pada polemik yang menjurus disintegrasi. Harapannya, dengan modal kiai-kiai sudah bertemu ini bisa membangun Indonesia lebih maju lagi,” kata dia.

Turut hadir dalam pertemuan ini pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur, pengasuh Pesantren Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli dan pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

Kemudian, pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan KH Idris Hamid, pengasuh Pesantren al-Mubarok Lanbulan Sampang KH Ahmad Ghozali, pengasuh Pesantren Darul Ulum Omben Sampang KH Jafar Yusuf Abd Wahid, pengasuh Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib, pengasuh Pesantren An Nur I Bululawang Malang KH Fahrur Rozi beserta sejumlah gus dan lora (putra kiai).

Artikel ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul Kiai sepuh Jatim siap jadi tuan rumah islah capres 01 dan 02

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Heboh, Puluhan Domba di Sumedang Mati karena Makhluk Halus, Ini Penyebab Sebenarnya

Regional
Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Ayah Penganiaya Putrinya, Balita Penderita Gizi Buruk Ditangkap Polisi

Regional
Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Remaja Pemilik Pabrik Ekstasi di Aceh Terancam Hukuman Mati

Regional
Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Cerita di Balik Video Viral Kawanan Lumba-lumba di Perairan Bali Utara, Muncul Pagi Hari di Jalur Transit

Regional
4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

4 Fakta Perampokan BRI di Kalbar, Pelaku Tusuk Satpam hingga Terekam CCTV

Regional
 Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Tiga Anggota TNI Dikeroyok Saat Bertugas, Puluhan Warga Ditangkap

Regional
Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran 'Wirid' yang Dibaca Risma

Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran "Wirid" yang Dibaca Risma

Regional
Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Regional
Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Suhu Dingin 15,9 Derajat di Malang, Hindari Es dan Keluar Malam

Regional
Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Cegah Penyalahgunaan Dana Reklamasi, KPK Sidak Perusahaan Tambang

Regional
Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Cerita Kakek Mahmud yang Enggan Berpisah dengan Istrinya Saat Pergi Haji Bersama

Regional
Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

Kepala Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Hilang

Regional
Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

Jumlah Siswa di SMK Ini Terus Menyusut, Tahun Ini Hanya Terima 1 Murid Baru

Regional
Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

Risma Ingin Ubah Nama Jalan Bung Tomo Surabaya

Regional
Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

Pantai Selatan Yogyakarta Rawan Potensi Gempa dan Tsunami, Ini yang Harus Dilakukan

Regional
Close Ads X