Bima Arya: Ibu Ani Super First Lady

Kompas.com - 01/06/2019, 14:55 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya dan wakilnya Dedie Rachim saat ditemui wartawan usai pelantikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (20/4/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bogor Bima Arya dan wakilnya Dedie Rachim saat ditemui wartawan usai pelantikan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (20/4/2019).


BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto turut berduka cita atas wafatnya mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono, Sabtu (1/6/2019).

Istri mantan presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini meninggal di National University Hospital, Singapura, setelah kondisinya menurun.

"Saya dapat kabar beberapa menit setelah beliau wafat, ini kabar duka untuk kita semua karena beliau super first lady lah, yang punya banyak kelebihan di mata kita," kata Bima, saat ditemui usai melepas peserta mudik gratis.

Baca juga: Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Ani Yudhoyono

Bima menuturkan, almarhumah merupakan sosok yang menjadi panutan untuk keluarga, khususnya perempuan Indonesia. Sebab, kata Bima, almarhum dapat membagi waktunya antara politik dan keluarga.

Bima mengaku, selalu mendapatkan kabar terkini terkait kondisi Ani melalui putranya, Agus Harimurti Yudhoyono.

Rencananya, Bima akan melayat ke rumah duka di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Saya dapat kabar diterbangkan ke Indonesia via Halim, rencana dibawa dan disemanyamkan di Cikeas tapi belum tahu pasti waktunya. Insya Allah saya akan melayat ke sana," tutur Bima.

Diketahui, kondisi terakhir kesehatan Ani Yudhoyono mengalami penurunan. 

Baca juga: Ani Yudhoyono Berpulang, Sutopo: Selamat Jalan, Ibu Tidak Sakit Lagi

Putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono sempat mengungkapkan, perkembangan ibundanya yang harus dirawat di ruang ICU di NUH Singapura, merupakan tindakan respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan ibundanya yang masih belum stabil pada Rabu (29/5/2019).

Selama tiga bulan terakhir, kondisi Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Regional
Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Regional
Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Regional
Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Regional
Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Regional
Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Regional
Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Regional
Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Regional
Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X