Ratusan ASN dari Luar Kota "Nebeng" Upacara Hari Lahir Pancasila di Pemkab Kulon Progo

Kompas.com - 01/06/2019, 14:43 WIB
Setelah ikut upacara, beberapa ASN luar kota foto bersama dan mengirim foto tersebut ke biro kepegawaian masing-masing daerah.KOMPAS.com/DANI J Setelah ikut upacara, beberapa ASN luar kota foto bersama dan mengirim foto tersebut ke biro kepegawaian masing-masing daerah.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Aparatur Sipil Negara dari berbagai daerah mengikuti upacara Hari Kelahiran Pancasila di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka berbaur di antara ratusan ASN Kulon Progo yang berbaris rapi selagi upacara.

Kehadiran ASN luar daerah terlihat menonjol lantaran seragam dinas yang dikenakan berbeda dengan ASN Kulon Progo pada umumnya.

Bila ASN Kulon Progo mengenakan seragam harian berwarna khaki (cokelat muda), yang lain mengenakan seragam harian atas putih bawah biru, hingga baju batik. Beberapa tampak mengenakan jas.


Baca juga: Tidak Ikut Upacara, ASN di Batang Dihukum Bersihkan Got, Membaca Pancasila, dan Latihan Baris Bebaris

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menyambut gembira keikutsertaan para ASN dari berbagai daerah ini. Lebih 500 PNS Pemkab Kulon Progo mengikuti upacara ini.

"Pemerintah memang mewajibkan tiap ASN yang mudik atau telanjur mudik bisa bergabung dalam upacara di wilayah di tempat mereka mudik. Kami menyambutnya gembira karena ratusan orang ikut di sini dan menunjukkan keseriusannya," kata Hasto Wardoyo, saat dihubungi, Sabtu (1/6/2019).

Momen langka ini diikuti oleh para ASN yang berasal dari berbagai kota, seperti Jakarta, Tangerang, Tasikmalaya, Pati, Magelang, Jombang, hingga NTT.

Ada juga dari Kalimantan Timur dan Bali. Mereka ikut foto bersama usai melakoni upacara ini.

Badan Kepegawaian Negara memang mewajibkan ASN hadir dalam upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila.

Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 menyebutkan bahwa seluruh ASN wajib untuk melakukan upacara pada Hari Lahir Pancasila. Sanksi menanti ASN yang tidak hadir.

Mereka bisa dianggap membolos seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

Hasto mengatakan, keanekaragaman dan perbedaan apapun di dalam negara Indonesia dipererat nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara.

Perbedaan di dalamnya selalu bisa diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat demi menjunjung tinggi nilai persatuan dan perikemanusiaan.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X