5 Fakta di Balik Warung Tegal Patok Harga "Selangit", Sudah Ada Diskon hingga Satpol PP Bantah Tutup

Kompas.com - 01/06/2019, 08:46 WIB
Warung lesehan Lamongan Bu Anny di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang mendadak viral hingga dicibir warganet karena harganya yang terlalu mahal, Rabu (29/5/2019). ((TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG))
Tribun JatengWarung lesehan Lamongan Bu Anny di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal yang mendadak viral hingga dicibir warganet karena harganya yang terlalu mahal, Rabu (29/5/2019). ((TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG))

KOMPAS.com - Warung lesehan Bu Anny di Tegal mendadak viral di media sosial karena harga yang dipatok untuk dua porsi seharga Rp 700.000, Jumat (31/5/2019).

Hal itu terungkap setelah seorang pembeli membagikan pengalaman dirinya usai makan di warung tersebut.

Bu Anny, pemilik warung, menjelaskan mengapa harga menunya begitu mahal. Dirinya juga menjelaskan, harga Rp 700.000 tersebut telah dia beri potongan harga.

Sementara itu, Satpol PP Pemerintah Daerah Tegal membantah telah menutup warung Bu Anny.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Bu Anny: Itu sudah saya beri potongan

Warung lesehan Lamongan Indah Bu Anny yang viral karena mematok harga Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk di Tegal, Jateng. Dok. Instagram/@makassar_iinfo Warung lesehan Lamongan Indah Bu Anny yang viral karena mematok harga Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk di Tegal, Jateng.

Setelah viral karena dianggap kemahalan, pemilik warung lesehan Bu Anny akhirnya bersuara.

"Padahal, sudah kami potong setengah harganya, malah tidak tahu terima kasih. Semisal pembeli itu membayar total Rp 700.000 baru saya ikhlas dikeluhkan di media sosial. Masalahnya, sudah dipotong harganya tapi malah seperti itu," kata Anny kian kesal.

Seperti diketahui, warung yang bernama Lamongan Indah Lesehan Bu Anny adalah warung lesehan biasa yang berlokasi di pinggir Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

Lokasinya 100 meter ke arah timur dari perempatan PLN, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Slawi.

Baca Juga: Viral Jual "Seafood" Terlalu Mahal, Pemilik Warung Lesehan: Ada Rupa Ada Harga

2. Jadi viral, warung Bu Anny mendadak sepi

Ilustrasi media sosialViewApart Ilustrasi media sosial

Bu Anny mengaku, setelah viral, warung yang mulai dia buka sehabis maghrib itu baru melayani satu pembeli hingga pukul 20.22, Rabu (22/5/2019).

Tribunjateng.com pun menelusuri lebih jauh dan menemui langsung sang pemilik warung bernama Anny (42), warga asal Malang, Jawa Timur.

Dia mengaku hanya bisa berpasrah diri menerima berbagai hujatan karena dianggap "menembak harga" di momen-momen tertentu, seperti musim mudik Lebaran saat ini.

"Ya, saya mah pasrah. Saya sudah 10 tahun jualan di sini. Pada 2-3 tahun lalu sempat viral kayak gini juga, tapi saya tetap menjaga harga tersebut karena ada rupa ada harga," kata perempuan kelahiran Malang itu kepada Tribunjateng.com.

Baca Juga: Viral, Maling Mobil Kembalikan Hasil Curiannya di Pati

3. Penjelasan Bu Anny tentang menu warungnya

Ilustrasi seafoodelena_hramowa Ilustrasi seafood

Bu Anny membenarkan, masakan dan dagangan yang dijualnya tidak murah, terlebih masakan seafood. Bahan-bahan yang dibelinya tidak sembarangan alias berkualitas super.

"Ada rupa, ada harga. Kami dapat kepiting dari pasar saja harganya bisa Rp 175.000 hingga Rp 225.000 per kilogram. Kami pakai jenis kepiting telur dan udang windu yang terkenal besar-besar. Semua fresh, barang-barang dari laut," ucap Anny.

Kemudian Anny juga biasa membeli jenis udang windu besar di pasaran seharga Rp 150.000 per kilogram.

Dia memperoleh barang-barang itu di Pasar Cinde, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

"Kalau dari pasarnya saja mahal, ya jelas kami juga akan jual mahal. Ini aneh saja, saya sudah bertahun-tahun jual di sini, tapi malah baru viral, bahkan dihujat baru-baru ini," Anny menyayangkan.

Baca Juga: Satpol PP Bantah Tutup Warung Lesehan yang Kenakan Rp 700.000 ke Pembeli

4. Kronologi porsi seharga Rp 700.000 

Ilustrasi Warung Tegal.KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Ilustrasi Warung Tegal.

Bu Anny menjelaskan, seorang pembeli memesan beraneka ragam seafood, seperti udang, cumi, dan kepiting, untuk porsi dua orang.

Saat itu, suami Anny menghidangkan masakan udang windu, kepiting telur, dan cumi yang dilihatnya besar-besar untuk porsi dua orang.

Seusai menyantap dan hendak beranjak, Anny menghitung total harga yang harus dibayar pembeli, yakni sebesar Rp 700.000.

"Kepiting yang kami hidangkan itu beratnya sampai 2 kilogram sehingga harganya menyesuaikan bobot barang. Namun, pembeli tak punya uang sebanyak itu. Akhirnya kami potong untuk membayar Rp 300.000 saja," kata Anny.

Bu Anny tak menyangka pembeli tersebut justru mengunggah harga warungnya ke Facebook dan akhirnya viral di media sosial.

Baca Juga: Viral Harga Rp 700.000 untuk Nasi dan 3 Lauk, Warung Lesehan Ini Ditutup Pemda

5. Satpol PP bantah telah menutup warung Bu Anny

Ilustrasi: warung makanKOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi: warung makan

Satpol PP Pemda Tegal membantah telah menutup warung lesehan Lamongan Indah Bu Anny.

Warung lesehan itu viral di media sosial karena mengenakan harga Rp 700.000 untuk seporsi nasi dan tiga lauk ke pembelinya, seperti diunggah akun Facebook @Tijee Uyee Slalu dan akun Instagram @makassar_iinfo.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial bahwa Warung Bu Anny yang bikin heboh karena harga tak lazim itu ditutup alias ditertibkan pada Kamis (30/5/2019) kemarin.

Kasi Penyelidikan Dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Tegal Tavip Mulyartomi, kepada Tribunjateng.com, Jumat (31/5/2019) pagi, mengatakan tidak benar pihaknya menutup warung lesehan Lamongan Indah Bu Anny.

"Tidak ada penutupan dari Satpol PP atau Pemkab Tegal. Warung itu tutup karena memang libur saja. Kami ke sana hanya melakukan investigasi dan memastikan kebenaran soal harga yang melejit di warung itu," kata dia, seperti dikutip dari Tribunjateng.com.

Baca Juga: Viral! Makan Bayar Rp 700 Ribu di Warung, Ini 4 Cara Menghindarinya

Sumber: KOMPAS.com (Aprillia Ika, Rachmawati)/ Tribunnews (Listusista Anggeng Rasmi)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Membesuk Suami di Rutan, Perempuan Ini Ikut Dijebloskan ke Tahanan

Membesuk Suami di Rutan, Perempuan Ini Ikut Dijebloskan ke Tahanan

Regional
Ayo Bantu Aisyah yang 15 Tahun Hanya Terbaring di Kasur dan Kulit Mengelupas

Ayo Bantu Aisyah yang 15 Tahun Hanya Terbaring di Kasur dan Kulit Mengelupas

Regional
2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

2 Karyawan PLN Pematangsiantar Positif Covid-19

Regional
Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Regional
Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Lawan Paslon Gibran-Teguh, Cucu PB XII Coba Bentuk Koalisi Parpol di Solo

Regional
Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Tak Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Mobil Patroli Polisi

Regional
Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Pulang dari Perjalanan Dinas, Seorang Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19

Regional
21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

21 SMP di Surabaya Akan Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Diperketat

Regional
Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Geger Pelecehan Seksual Berkedok Dosen Lakukan Riset Swinger di Yogya

Regional
86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

86 Penghuni Sembuh dari Covid-19, Pondok Gontor 2 Nyatakan Bebas Corona

Regional
Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Positif Corona, Wabup Kobar Sempat Kehilangan Fungsi Indra Penciuman dan Perasa

Regional
Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Gagal Bertemu Risma, Pekerja di Tempat Hiburan Malam Janji Kembali Demo

Regional
Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Tenaga Medis Positif Corona, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Jumlah Pasien Covid-19 di Padang Meningkat, Didominasi Kasus Impor

Regional
Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Ganjar Bakal Potong Gaji ASN yang Langgar Protokol Kesehatan di Kantor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X