Jelang Lebaran, Harga Cabai Merah di Banda Aceh Tembus Rp 70.000 Per Kilogram

Kompas.com - 01/06/2019, 07:58 WIB
suasa pembeli cabai di Pasar Peunayong, Kota Badan Aceh, Jumat (31/05/2019) malam. KOMPAS.COM/ RAJA UMARsuasa pembeli cabai di Pasar Peunayong, Kota Badan Aceh, Jumat (31/05/2019) malam.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Harga cabai di Pasar Peunayong, Kota Banda Aceh mengalami kenaikan sejak Jum’at (31/05/2019). Cabai merah yang sebelumnya dijual eceran hanya Rp 30.000 per kilogram kini naik menjadi Rp 70.000.

Sementara cabai rawit naik dari harga Rp 30.000 naik menjadi Rp 40.000 per kilogram dan jenis cabai hijau naik dari harga Rp 20.000 menjadi Rp 30.000 per kilogram

“Harga cabai naik karena pasokan dari petani lokal berkurang,’ kata Mawardi, pedagang di Pasar Peunayong kepada Kompas,com, Jum’at (31/05/2019) malam.

Baca juga: Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Menurut Mawardi, pedagang di Pasar Peunayong, Banda Aceh terpaksa harus menaikkan harga jual cabai karena harga beli pasokan cabai lokal mulai naik dan jumlah pasokannya pun juga menurun.

“Kami terpaksa harus menaikkan harga, karena harga pasokan juga naik dan jumlah pasokan pun terbatas,” katanya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Cabai Rawit di Timika Capai Rp 120.000 per Kilogram

Kenaikan harga cabai diperkirakan akan terus mengalami kenaikan jika pasokan cabai dari petani lokal dalam beberpa hari ke depan masih terbatas. Namun jika pasokan sudah kembali normal seperti sebelumnya, harga jual juga akan ikut kembali turun.

“Kemungkinan harga cabai akan terus naik karena pasokan cabai lokal berkurang. Apalagi menjelang hari lebaran,” katanya.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X