Tradisi Tumbilotohe, Saat 1 Juta Lampu Tradisional Menyala di Pantai Sambut Idul Fitri

Kompas.com - 01/06/2019, 07:18 WIB
Malam pasang lampu di Gorontalo untuk menyambut Idul Fitri yang dinyalakan seluruh masyarakat Gorontalo pada Jumat (31/5/2019) malam. KOMPAS.com/ROSYID AZHARMalam pasang lampu di Gorontalo untuk menyambut Idul Fitri yang dinyalakan seluruh masyarakat Gorontalo pada Jumat (31/5/2019) malam.

GORONTALO, KOMPAS.com – Diperkirakan 1 juta lampu botol berbahan bakar minyak tanah dinyalakan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo guna memeriahkan tradisi Tumbilotohe di Pantai Bolihutuo, Kabupaten Boalemo, Jumat (31/5/2019).

Tumbilotohe adalah tradisi tua masyarakat Gorontalo malam-malam terakhir bulan Ramadhan, untuk Festival Tumbilotohe Provinsi Gorontalo dipusatkan di obyek wisata Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Boalemo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah hadir dan membuka pelaksanaan Festival Tombilatohe yang menyedot perhatian ribuan masyarakat tersebut.

Pembukaan ditandai dengan pemasangan lampu oleh Gubernur Rusli, Bupati Boalemo Darwis Moridu, Wabub Anas Jusuf serta pimpinan Forkopimda.

Baca juga: Tradisi Gerbang Api, Satukan Masyarakat di Bangka saat Ramadhan

 

Lampu minyak ini ditempatkan pada alikusu, susunan bambu kuning yang dibuat seperti gerbang dengan hiasan pohon pisang dan tanaman adat, pohon puring.

Tradisi tua ini dijaga terus oleh pemerintah daerah setiap tahun. Untuk Kabupaten Boalemo dipusatkan di Pantai Bolihutuo. Kabupaten dan kota lain dipusatkan di daerah masing-masing,” kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemeruntah Provinsi Gorontalo agar malam pasang lampu tetap terjaga yakni dengan membagikan minyak tanah secara cuma-cuma ke kabupaten dan kota. Tahun ini pemprov melalui Dinas Pariwisata membagikan 14.000 liter minyak tanah.

“Sekarang kan minyak tanah sudah langka, jadi setiap tahunnya kita siapkan dan disebar ke pemda, masjid-masjid dan sejumlah titik pelaksanaan tumbilotohe,” ujar Rusli Habibie.

Sementara itu,  Bupati Boalemo Darwis Moridu optimistis jika Boalemo akan menjadi pemenang Festival Tumbilatohe tahun 2019. Prestasi yang sudah diraih selama dua tahun terakhir.

Baca juga: Sejarah dan Tradisi Makan Ketupat Saat Lebaran...

“Insyaallah tahun ini bisa juara I lagi. Apalagi tahun ini disaksikan langsung oleh Gubernur Rusli Habibie,” tutur Darwis Moridu.

Selain 1 juta lampu yang dinyalakan, Boalemo juga menyiapkan 200 Perahu Bagan dan perahu nelayan kecil yang ikut menyalakan lampu di bibir pantai. Gemerlap lampu ini menambah keunikan tumbilotohe di Boalemo.

“Festival Tumbilotohe adalah pemikat wisatawan Nusantara dan Mancanegara, ini kekayaan tradisi Gorontalo yang masih lestari hingga kini,”  kata Nancy Lahay, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Semangat menjaga tradisi oleh masyarakat ini bersambung dengan kebijakan pemerintah yang membantu pengembangan tumbilotohe sebagai atraksi pariwisata yang memikat.

“Festival Pesona Tumbilotohe sudah menjadi kalender pariwisata tetap yang setiap tahun semakin meriah, semakin menarik wisatawan dari berbagai daerah, juga mancanegara,” papar Ivone Reane Larekeng, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengasuh Jadi Tersangka Setelah 2 Bulan Murid PAUD Hilang dan Ditemukan Tanpa Kepala

Pengasuh Jadi Tersangka Setelah 2 Bulan Murid PAUD Hilang dan Ditemukan Tanpa Kepala

Regional
Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bersanding Jadi Nama Jalan di Banyumas, Gus Dur hingga KH Ahmad Dahlan

Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bersanding Jadi Nama Jalan di Banyumas, Gus Dur hingga KH Ahmad Dahlan

Regional
Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Regional
Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X