Tradisi Gerbang Api, Satukan Masyarakat di Bangka saat Ramadhan

Kompas.com - 31/05/2019, 21:16 WIB
Gerbang api tujuh likur berbentuk masjid di Desa Mancung, Bangka Barat, Jumat (31/5/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURGerbang api tujuh likur berbentuk masjid di Desa Mancung, Bangka Barat, Jumat (31/5/2019).

BANGKA BARAT, KOMPAS.com - Kemeriahan di Desa Mancung, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, kembali berulang seperti tahun-tahun sebelumnya.

Melalui tradisi gerbang api atau tujuh likur di desa itu, masyarakat bahu membahu menyalakan kegembiraan.

"Tradisi budaya yang mewujudkan persatuan masyarakat dalam momen Ramadhan," kata Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah seusai penyalaan obor pertama di Desa Mancung, Jumat (31/5/2019).

Gerbang api tujuh likur dibangun menggunakan kayu di sepanjang ruas Jalan Arang Kayu, Desa Mancur. Api yang menyala berasal dari sumbu ratusan botol minuman dengan bahan bakar minyak tanah.

Baca juga: Tradisi Keriang-keriut dan Perang Petasan, Rayakan Ramadhan di Pinggir Sungai Arut Pangkalan Bun

Berbagai desain hasil kreasi warga menambah semarak suasana. Ada yang berbentuk bangunan masjid, mahkota bunga, doraemon hingga lumba-lumba.

Kepala Desa Mancung, Herlizon, mengatakan, festival api tujuh likur merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

Kali ini ada enam gerbang yang dibuat warga, sesuai jumlah enam RT di desa tersebut.

"Maknanya ini sebagai malam penyambutan Lailatul Qadar yang hanya ada saat hari-hari terakhir Ramadhan," ujarnya.

Menariknya, setiap gerbang api tujuh likur yang dibuat warga, diberi penilaian. Hasil karya terbaik mendapatkan penghargaan dan hadiah dari pemerintahan desa.

Baca juga: Tradisi Kolak Ayam, Warisan Sunan Dalem untuk Persatukan Warga Gresik

Kemeriahan kegiatan tersebut berhasil menarik kunjungan dari warga desa sekitarnya. Para pengunjung mengabadikannya dengan selfie maupun swafoto.

Selain api yang menyala dari gerbang tujuh likur, setiap halaman rumah juga dipasangi api lampu minyak secara berjejer.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Regional
Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Regional
Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Regional
Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X