Di Maluku Utara, Napi Narkoba dan Korupsi Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

Kompas.com - 31/05/2019, 18:13 WIB
Ilustrasi penjara. The GuardianIlustrasi penjara.

TERNATE, KOMPAS.com — Sebanyak 515 narapidana di wilayah Provinsi Maluku Utara diusulkan mendapatkan remisi khusus Idul Fitri 1440 H.

Mereka berasal dari sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Maluku Utara, di antaranya Lapas Kelas IIA Ternate 151 orang, Lapas Kelas IIB Tobelo 34 orang, Lapas Kelas IIB Sanana 61 orang, Lapas Kelas IIB Jailolo 19 orang, LPKA Kelas II Ternate 2 orang, dan Lapas Perempuan Kelas III Ternate 13 orang.

Baca juga: 13.706 Warga Binaan di Jabar Mendapatkan Remisi Idul Fitri

Kemudian rumah tahanan Rutan Kelas IIB Ternate 71 orang, Rutan Kelas IIB Weda 17 orang, Rutan Soasio 64 orang, serta Cabang Rutan Labuha 83 orang.

“Yang diusulkan 515 orang, saat ini sudah 441 yang ter-SK-kan. Proses secara online ini masih berjalan. Mudah-mudahan semuanya memenuhi syarat, tidak ada pelanggaran sehingga H-1 sudah ter-SK-kan semua,” kata Kabid Pembinaan Bimbingan Teknologi Informasi Divisi Pemasyarakat Kanwil Kemenkumham Maluku Utara Nirhono Jatmokoadi, Jumat (31/5/2019).

Sebanyak 515 narapidana yang mendapatkan remisi berasal dari kasus tindak pidana umum dan pidana khusus, yakni korupsi dan narkoba.

Untuk narkoba sebanyak 61 orang, sementara korupsi sebanyak dua orang.

“Untuk pidana khusus sebanyak 63 orang, yaitu korupsi dan narkoba, untuk terorisme tidak ada,” ujarnya.

Baca juga: Tolak Akui NKRI, Napi Teroris Poso Tak Dapat Remisi Idul Fitri

“Yang jelas yang mendapatkan remisi ini terutama dari korupsi, salah satu syaratnya yaitu sudah membayar uang denda atau pengganti,” kata Nirhono.

Para narapidana yang mendapatkan pengurangan masa hukuman bervariasi, mulai dari 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari, hingga dua bulan.

“Kalau yang langsung bebas setelah dapat remisi tidak ada,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

Regional
Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Regional
Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Pengungsi Korban Gempa: Anggota DPRD Hanya Datang Saat Pileg, Waktu Kami Susah Mereka Hilang

Pengungsi Korban Gempa: Anggota DPRD Hanya Datang Saat Pileg, Waktu Kami Susah Mereka Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X