Mari Bantu Ikhsan, Bocah Penjual Keripik Tumpuan Harapan Kedua Orangtuanya yang Tunanetra

Kompas.com - 31/05/2019, 17:08 WIB
Maulana Ikhsan (baju putih) bersama ayahnya Asep saat diwawancara di kamar indekos yang ditinggalinya di blok AC BTP, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/5/2019). Kompas.com/HIMAWAN Maulana Ikhsan (baju putih) bersama ayahnya Asep saat diwawancara di kamar indekos yang ditinggalinya di blok AC BTP, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com — Namanya Maulana Ikhsan. Cita-citanya tentara. Jualan keripik pisang. Masih bocah, usia 10 tahun. Di pundaknya beban berat menanti untuk masa depan keluarganya.

Kedua orangtuanya tunanetra. Tak patah semangat, justru Ikhsan menjadi bocah penuh keteguhan. Dialah pelita harapan bagi kedua orangtuanya. "Saya ingin membahagiakan orangtua," kata Ikhsan.

Berita kemandirian dan kegigihan bocah berusia 10 tahun itu sungguh mengoyak perasaan sebagian pembaca Kompas.com. Anak kelas IV SD ini harus membantu ayahnya yang seorang tunanetra berjualan keripik pisang.

Klik di sini untuk membantu Ikhsan melalui Kitabisa.com.


Di usia 10 tahun, anak-anak yang beruntung masih harus banyak bermain bersama teman-teman sebayanya dan belajar ditemani kedua orangtuanya. Namun, kesempatan itu belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh Ikhsan. Kedua orangtua Ikhsan memang tunanetra.

Ikhsan menjadi pembicaraan di media sosial kala tertangkap kamera menuntun ayahnya yang tunanetra di pusat keramaian dan membantu menjajakan dagangan milik ayahnya tersebut ke orang-orang. Foto ini lantas viral dan membuatnya menuai pujian.

Senyum merekah terpancar di wajah Ikhsan saat ditemui di kamar indekos yang disewa orangtuanya di Blok AC BTP, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/5/2019) sore.

Dia masih mengingat kala dirinya menemani sang ayah berjualan keripik pisang di warung kopi di Makassar.

Kehidupan Ikhsan beserta keluarganya memang jauh dari kata sempurna. Dia memiliki kedua orangtua yang tunanetra.

Saat ini, dia tinggal bersama ayah, ibu, serta satu adiknya di sebuah kamar indekos berukuran sekitar 4 x 5 meter. Hanya ada satu ranjang kayu berukuran kecil yang berada di sisi kiri pintu masuk di kamar kos itu serta sebuah televisi yang kadang jadi hiburan keluarganya.

Keterbatasan fisik kedua orangtuanya membuatnya sulit untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Sang ayah, Asep, mengaku pernah memiliki tunggakan tiga bulan kosnya. Oleh karena itu, Ikhsan harus menyediakan waktunya untuk membantu sang ayah menjual keripik.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X