Pemudik Kesulitan Mendapatkan BBM di Rest Area Tol Sumatera

Kompas.com - 31/05/2019, 15:22 WIB
Foto udara pembangunan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) Seksi I di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat (4/8). Progres Konstruksi pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya sejauh 22,5 km tersebut sudah mencapai 59,40 persen sedangkan progres pembebasan lahan 97.68 persen. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc/17. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIFoto udara pembangunan jalan tol Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) Seksi I di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat (4/8). Progres Konstruksi pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya sejauh 22,5 km tersebut sudah mencapai 59,40 persen sedangkan progres pembebasan lahan 97.68 persen. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc/17.

MESUJI, KOMPAS.com - Pemudik yang melewati tol Trans Sumatera terutama ruas Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang harus berhati-hati pada kelangkaan BBM di sekitar rest area di tol terpanjang di Indonesia ini. 

Seperti dikutip dari pantauan Antara, pada Jumat (31/5/2019) terdapat antrean kendaraan di rest area KM 234 Mesuji, Lampung.

Minimnya pasokan BBM mengakibatkan pemudik harus mengantre berjam-jam agar bisa mendapatkan BBM.

Yanti, salah satu pemudik asal jakarta, menyatakan kekesalannya lantaran kelangkaan BBM di tol ini. 

Ia menyebutkan kondisi jalan tol memang cukup bagus, tetapi fasilitas pengisian BBM sangat terbatas, dan jarak antar-rest area juga cukup jauh.

Baca juga: Kurangi Takaran BBM, SPBU Curang di Gorontalo Disegel Polisi

Menurut dia, sejak di tol menjelang Terbanggi Besar, sudah berusaha mengisi BBM di rest area, namun stoknya habis.

"Saya sudah mampir di rest area, namun habis. Di sini saya sudah antre dua jam, belum juga dapat karena stok BBM habis," kata Yanti saat diminta tanggapannya di Rest Area 234 Mesuji, Lampung, Jumat siang.

Pemudik lainnya juga mengeluhkan hal sama, yakni sulit mendapatkan BBM.

Berdasarkan pantauan Antara, pemudik mulai kesulitan pemudik mendapatkan BBM sejak H-6 Lebaran.

Akibatnya, kendaraan pemudik menumpuk di beberapa rest area untuk mengisi BBM, juga berisitirahat sejenak.

Baca juga: Wamen ESDM: Pasokan BBM Aman Selama Libur Lebaran

Membuat pemudik tidak nyaman

Sebagian pemudik memilih menunggu pasokan BBM, dan sebagian lainnya memutuskan keluar tol seperti di Gerbang Tol Terbanggi Besar agar bisa mengisi BBM kendaraannya di SPBU di Jalinsum tersebut.

Di rest area, pasokan BBM didrop menggunakan drum minyak dan diangkut mengunakan mobil pick-up, bukan dengan mobil tangki. 

Semestinya, mobil tanki Pertamina yang dikerahkan mengangkut BBM ke rest area itu, karena jumlah kendaraan yang melintas bisa mencapai sekitar 10.000 kendaraan dalam sehari.

"Kalau pakai drum, hanya beberapa mobil isi BBM sudah habis. Semestinya pakai mobil tanki Pertamina, bukan pakai drum," kata salah seorang pengedara tol, Hamdan.

Baca juga: Jonan Pastikan Ketersediaan BBM di Jalur Tol Aman Selama Lebaran

Terbatasnya stok BBM mengakibatkan pengendara harus antre di rest area menunggu pasokan BBM, kata Hamdan, pemudik tujuan Sumatera Selatan, saat ditemui di KM 234.

Dia mengaku cemas kalau pasokan BBM tak lancar, karena akan memperlama mereka sampai tiba di tempat tujuan.

"Semoga saat arus balik tak terjadi kasus seperti arus mudik ini, agar para pemudik bisa tenang karena bahan bakar kendaraan bisa dibeli di tol," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Regional
Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Agustus 2020

Regional
3 Pelajar Positif Covid-19, Kota Serang Tetap Buka Sekolah pada 18 Agustus

3 Pelajar Positif Covid-19, Kota Serang Tetap Buka Sekolah pada 18 Agustus

Regional
HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!

HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!

Regional
Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

Regional
Kisah Hadi, Perutnya Membesar sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Kisah Hadi, Perutnya Membesar sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Regional
'Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam...'

"Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam..."

Regional
'Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri'

"Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri"

Regional
Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

Regional
6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X