Kebun Raya Bogor Diusulkan Jadi Warisan Dunia ke UNESCO

Kompas.com - 31/05/2019, 13:44 WIB
Sebuah tugu peringatan 200 tahun berdirinya Kebun Raya Bogor, yang diresmikan tepat pada ulang tahunnya yang ke dua abad, Kamis (18/5/2017).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Sebuah tugu peringatan 200 tahun berdirinya Kebun Raya Bogor, yang diresmikan tepat pada ulang tahunnya yang ke dua abad, Kamis (18/5/2017).

KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) mengadakan focus group discussion (FGD) sebagai langkah lanjutan mengenai pengajuan Kebun Raya Bogor sebagai warisan dunia yang diakui UNESCO.

Plt Kepala Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, R Hendrian mengatakan, FGD ini akan berfokus pada dua hal, yaitu sejarah kawasan hutan Samiddha dan keterkaitannya dengan Kebun Raya Bogor, serta manajemen konservasi dan pengembangan Kebun Raya Bogor terkait dengan tata ruang Kota Bogor.

FGD ini juga untuk memastikan kesiapan dokumen nominasi untuk dikirim ke UNESCO pada September 2019 serta sosialiasi kepada publik bahwa Kebun Raya Bogor telah tercantum di dalam Tentative List UNESCO World Heritage Site.

"Harapannya agar ada lebih banyak pihak yang dapat memberikan dukungan untuk kesiapan proses nominasi, termasuk juga penetapan Kebun Raya Bogor sebagai cagar budaya nasional,” jelasnya, Kamis (23/5/2019).


Baca juga: Kebun Raya Bogor Akan Terapkan Larangan Mobil Pengunjung Berstiker Capres-Cawapres

Kebun Raya Bogor secara historis tumbuh dan berkembang menjadi benteng konservasi plasma nutfah keanekaragaman hayati tumbuhan Indonesia.

Keunggulan berupa kekayaan koleksi tumbuhan yang tak ternilai dan nilai sejarah yang tinggi merupakan faktor pendorong utama diusulkannya Kebun Raya Bogor ke UNESCO untuk menjadi situs warisan dunia (World Heritage Site).

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati mengatakan, inisiasi pengusulan Kebun Raya Bogor menjadi situs warisan dunia dimulai sejak 25 September 2017.

Setelah itu kemudian dimulai penyusunan dokumen tentative list sebagai prasyarat awal nominasi.

“Dokumen tentative list diajukan ke UNESCO melalui Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 8 Juni 2018. Kebun Raya Bogor kemudian resmi terdaftar di tentative list UNESCO World Heritage Site pada tanggal 26 April 2018,” katanya.

Baca juga: Olahraga di Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi Beri Jaketnya ke Pengunjung

Enny menjelaskan, ada tiga komponen nilai utama dalam pengajuan Kebun Raya Bogor yang kini berusia 202 tahun tersebut.

Diantaranya adalah Kebun Raya Bogor merupakan pusat riset botani tropika dunia yang juga melahirkan lembaga-lembaga penelitian lainnya di Indonesia.

"Kebun Raya Bogor juga menjadi pusat aklimatisasi kelapa sawit sebelum disebarluaskan ke seluruh dunia dan menjadi komoditas perkebunan yang penting hingga saat ini. Selain itu, keberadaan Kebun Raya Bogor diduga berasal dari kawasan hutan Samiddha sehingga berpotensi menjadi kebun raya tertua di dunia," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul; Kebun Raya Bogor Diusulkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, LIPI Adakan Focus Group Discussion

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Regional
Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Regional
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Regional
Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Regional
Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

Regional
Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Regional
Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Regional
Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Regional
Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

Regional
Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Regional
6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

Regional
Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Regional
Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Regional
Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Regional
Close Ads X