Kenalkan Bandara Internasional, Agen Travel Jepang Diundang Garap Paket Wisata ke Yogyakarta

Kompas.com - 31/05/2019, 12:19 WIB
Gerbang depan Bandar Udara Yogyakarta International Airport saat malam. KOMPAS.com/DANI J Gerbang depan Bandar Udara Yogyakarta International Airport saat malam.

KULON PROGO, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menggandeng puluhan biro perjalanan wisata negara Jepang untuk menggarap paket perjalanan wisata ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Puluhan agen travel itu berencana datang pada pertengahan Juli 2019 mendatang.

Mereka akan diajak berkeliling ke berbagai lokasi wisata di Yogyakarta dan Jawa Tengah, seperti Candi Borobudur, Prambanan, hingga Keraton Yogyakarta.

"Kita juga akan mengajak mereka melihat sendratari. Semua berlangsung tiga hari," kata Direktur Utama AP I, Faik Fahmi, usai buka bersama di Masjid Al Akbar yang berada di lingkungan proyek pembangunan YIA, Kamis (30/5/2019) malam.


Baca juga: Terminal Penumpang Bandara Yogyakarta yang Bikin Kagum Penumpang...

Berbagai terobosan terus dilakukan untuk membuka peluang munculnya rute baru penerbangan ke Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kulon Progo.

Diharapkan ada rute baru yang dibuka baik domestik maupun luar negeri. Untuk itu, kerja sama maskapai, pengelola bandara, dan biro perjalanan menjadi kunci. Termasuk dengan mendatangkan puluhan agen travel Jepang ini.

Faik mengatakan, AP ingin ada rute penerbangan Jepang ke YIA. "Harapannya (muncul rute-rute baru) seperti itu," katanya.

Bandara Internasional Yogyakarta adalah salah satu keunggulan yang akan ditunjukkan pada para agen travel.

Bandara YIA mampu menampung berbagai jenis pesawat, termasuk berbadan lebar. Mereka juga akan memamerkan mudahnya akses menuju berbagai daerah dan destinasi wisata Yogyakarta dari YIA.

"Kami konsolidasikan 30 agen travel ini. Kami sponsori hingga hotel dan tiket. Kita bekerja sama dengan Garuda Indonesia dalam mendatangkan mereka," kata Faik.

Baca juga: Ini Rute dan Tarif Damri di Bandara YIA Kulonprogo

Jepang menjadi sasaran, lantaran pelancong asal negeri ini dinilai menyukai wisata ke destinasi heritage. Yogyakarta adalah gudangnya wsiata heritage, seperti Candi Borobudur, Prambanan, hingga Keraton Yogyakarta.

AP berharap biro perjalanan mereka bisa membuat dan mempromosikan paket perjalanan wisata ke Yogyakarta dengan mendarat di YIA.

"Kita mengharapkan agen travel bisa menyiapkan paket wisata dan perjalanan ke Indonesia. Bisa khusus ke Yogyakarta ataupun kombinasi Yogyakarta-Bali," kata Faik.

Di waktu depan, AP merencanakan hal serupa untuk mendatangkan pelancong dari Korea, Cina, ataupun Eropa.

Sejak operasi di akhir April 2019, Bandara YIA baru melayani penerbangan domestik dari dua maskapai, Citilink dan Batik Air.

Maskapai Citilink melayani satu kali penerbangan Jakarta-Yogyakarta setiap hari, sedangkan Batik Air melayani satu kali penerbangan ke Jakarta dan Palangkaraya setiap hari.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X