Mogok di Jalur Mudik, Hubungi Tim Layanan Perbaikan Kendaraan Ini

Kompas.com - 31/05/2019, 08:36 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

CILACAP, KOMPAS.com - Bagi para pemudik di jalur selatan yang mengalami masalah pada kendaraannya tidak perlu khawatir.

Peralatan perbengkelan disiapkan dalam mobil boks untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraannya.KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN Peralatan perbengkelan disiapkan dalam mobil boks untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraannya.
Peralatan perbengkelan disiapkan dalam mobil boks untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraannya.KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN Peralatan perbengkelan disiapkan dalam mobil boks untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraannya.
Peralatan perbengkelan disiapkan dalam mobil boks untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraannya.KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN Peralatan perbengkelan disiapkan dalam mobil boks untuk membantu pemudik yang mengalami masalah pada kendaraannya.

Sejumlah personel dari Satlantas Polres Cilacap, Jawa Tengah, yang tergabung dalam tim Pertolongan Pertama Pada Kendaraan (P3K) Bermotor setiap saat akan membantu para pemudik yang mengalami kendala pada kendaraannya.

Tim yang terdiri dari anggota polisi dan mekanik ini akan bersiaga selama 24 jam di Posko Pam Sampang, Cilacap.


Setiap dua jam sekali, tim juga akan berpatroli di jalur selatan ruas Sampang, Cilacap, hingga Buntu, Banyumas dengan panjang sekitar 10 km.

Baca juga: Puncak Mudik, Kendaraan yang Melintas Tol Cipali Diperkirakan Tembus 104.000 Unit

Tim berkeliling menggunakan mobil boks yang dilengkapi dengan sejumlah peralatan perbengkelan yang cukup memadai. Antara lain kunci-kunci, alat tambal ban, alat jumper aki dan lainnya.

Kasat Lantas Polres Cilacap AKP Ahmad Nur Ari mengatakan, layanan yang diberikan kepada pemudik antara lain tambal ban, perbaikan ringan, dan bensin gratis bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar untuk menuju SPBU terdekat.

"Program ini terinspirasi dari kotak P3K yang berfungsi untuk memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan. Konsep tersebut kami kemas untuk memberikan pertolongan bagi kendaraan pemudik dalam kondisi darurat," kata Ahmad, Jumat (31/5/2019).

Ahmad mengatakan, apabila kendaraan pemudik memerlukan penanganan lebih lanjut, tim akan mengantarkannya ke bengkel terdekat.

Sedangkan pengemudi dan penumpang akan diantar menggunakan mobil polisi ke pos terdekat untuk menunggu perbaikan.

Ahmad mengatakan, pemudik yang memerlukan bantuan juga dapat menghubungi melalui telepon 085799220006. Tim akan menuju lokasi atau mengarahkan anggota di pos terdekat untuk membantu.

Baca juga: Supir Angkutan Mudik di Jalur Trans Sulawesi Positif Narkoba Diamankan BNN

Salah satu pemudik Saidan (45) mengaku, sangat terbantu dengan layanan tersebut. Saat sepeda motor yang digunakan mogok di ruas Sampang-Buntu, tak berselang lama bertemu tim P3K Bermotor yang melakukan patroli.

Tim langsung melakukan perbaikan sepeda motornya. Setelah dicek, sepeda motornya ternyata mengalami sedikit masalah pada pengapiannya.

Selanjutnya Saidan dapat melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya.

"Terimakasih sekali atas bantuan yang diberikan, ini sangat membantu para pemudik. Saya berangkat dari Tanjung Priok, Jakarta, mau mudik ke Kebumen, Jawa Tengah," kata Saidan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X