Uniknya Masjid Karyawan PT Freeport di Kedalaman 1.700 Meter...

Kompas.com - 30/05/2019, 16:36 WIB
Karyawan PT Freeport menjalani salat tarawih di masjid Baabul Munawwar yang terletak di Timika, Papua dengan kedalaman 1.700 meter.Sari Esayanti PT Freeport Indonesia Karyawan PT Freeport menjalani salat tarawih di masjid Baabul Munawwar yang terletak di Timika, Papua dengan kedalaman 1.700 meter.

KOMPAS.com - Masih dalam suasana Ramadhan, sejumlah umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa juga disunahkan melakukan shalat tarawih.

Sejumlah karyawan Muslim PT Freeport Indonesia yang bekerja di dalam perut bumi, tetap menjalankan ibadah shalat tarawih di Masjid Baabul Munawwar.

Menariknya, masjid ini terletak pada kedalaman 1.700 meter di bawah permukaan bumi. Adapun lokasinya di Tembagapura, Timika, Papua.

Vice President Coorporate Communication PT Freeport Indonesia, Riza Pratama menyampaikan bahwa masjid Baabul Munawwar didirikan oleh manajemen perusahaan sebagai bentuk komitmen perusahan atas kehidupan beragama karyawan. Masjid dihadirkan untuk memberikan rasa nyaman ketika karyawan menjalankan ibadah.


"Dengan jumlah karyawan yang begitu besar, tentu saja kenyamanan mereka dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaan merupakan prioritas kami. Karena itulah pada bulan suci ini, kami juga memastikan para karyawan kami yang beragama Muslim untuk dapat menjalankan ibadah dengan maksimal," ujar Riza dalam keterangan yang didapat Kompas.com pada Kamis (30/5/2019).

Baca juga: 4 Masjid Unik di Sekitar Pantura untuk Shalat dan Istirahat

Riza mengatakan bahwa masjid yang telah didirikan pada Juni 2015 itu juga diisi untuk kegiatan berbuka puasa para karyawan PT Freeport Indonesia.

Menurut salah satu karyawan PT Freeport Indonesia, Budi Sutrisna, saat waktu berbuka puasa tiba para karyawan menghentikan pekerjaan mereka sejenak untuk membatalkan puasa dan menunaikan shalat Maghrib hingga salat tarawih.

Budi menjelaskan, di sela waktu Maghrib dan Isya, para karyawan biasanya mengikuti safety meeting di bagiannya masing-masing. Meeting ini dilakukan untuk mengingatkan para pekerja terkait keselamatan kerja.

"Karena bagaimanapun juga keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Dan kemudian mereka lanjutkan dengan salat Isya dan tarawih, setelah itu kembali ke pekerjaannya masing-masing," ujar Budi yang juga pengurus masjid Baatul Munawwar kepada Kompas.com, Kamis (30/5/2019).

Baca juga: Masjid Musafir, Tempat Singgah Favorit Pemudik di Gresik

Ada keunikan tersendiri ketika berbuka puasa pada hari Jumat, yakni karyawan Muslim akan mendapatkan menu berbuka yang berbeda dari biasanya.

Selain itu, pihak pengurus masjid juga mendatangkan ustaz dari Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) untuk menyampaikan tausiah.

Sementara, karyawan yang aktif mengikuti kegiatan di masjid Baabul Munawwar berasal dari bagian operasional tambang bawah tanah, seperti bagian mekanik, konstruksi, operator, elektrik, instrument, dan lainnya.

Meski PT Freeport terdiri dari ribuan karyawan dengan pemeluk agama dan kepercayaan yang berbeda-beda, perusahaan ini juga menyediakan fasilitas gereja bernama Oikumene Soteria, bagi karyawan yang beragama kristiani.

"Selain untuk memenuhi kebutuhan karyawan, keberadaan rumah ibadah secara berdampingan ini juga merupakan bentuk toleransi antarumat beragama dan simbol keberagaman karyawan PT Freeport Indonesia," ujar Riza.

Riza mengatakan bahwa masjid dan gereja ini pernah masuk dalam Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai masjid dan gereja terdalam di Indonesia, bahkan di dunia pada tahun 2017.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X