Status Gunung Sinabung Turun, Pengungsi dari Lima Desa Akan Dipulangkan

Kompas.com - 30/05/2019, 16:28 WIB
Pihak PVMBG, BPBD dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan meninjau langsung kondisi desa di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang penduduknya akan dipulangkan. KOMPAS.com/HENDRI SETIAWANPihak PVMBG, BPBD dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan meninjau langsung kondisi desa di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang penduduknya akan dipulangkan.

KARO, KOMPAS.com - Pengungsi dari lima desa yang terdampak Gunung Sinabung rencananya akan dipulangkan.

Seperti diketahui, Senin (20/5/2019) lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Geologi, menurunkan status Sinabung dari awas menjadi siaga.

Dari penurunan itu, zona merah di sekitar gunung juga ikut mengalami penyempitan. Rencananya pengungsi yang akan dipulangkan berasal dari Desa Tiga Pancur, Desa Kuta Tengah, Desa Pintu Besi, Desa Kuta Gugung, dan Desa Jeraya.

Namun, walaupun status Gunung SInabung sudah turun, aktivitas gunung terus berlangsung. Hal ini terbukti dengan erupsi Gunung Sinabung pada Senin (27/5/2019) pagi sekitar pukul 06.29 WIB.


Baca juga: Gunung Api Sinabung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom 2.500 Meter

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Peranginangin, mengaku pihaknya tetap pada rencana awal untuk memulangkan sebagian pengungsi. Dirinya mengaku, pihaknya tetap terus melakukan koordinasi dengan pihak vulkanologi untuk mendapatkan kepastian rekomendasi.

"Kita tetap dengan rencana awal, sepanjang rekomendasi dari vulkanologi tidak berubah," ujar Natanail.

Natanail menjelaskan, pada rencana pemulangan ini pihaknya terlebih dahulu melakukan pemantauan ke desa yang akan kembali dihuni. Lalu petugas akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kita pastikan dulu lokasi yang sudah ditetapkan oleh pihak vulkanologi. Agar pada saat masyarakat dipulangkan, mereka (warga) tahu wilayah mana saja yang boleh dan tidak boleh dimasuki," ucapnya.

Baca juga: Status Gunung Sinabung Turun dari Awas Menjadi Siaga

Pihak BPBD sendiri belum dapat memberikan secara pasti kapan masyarakat akan dipulangkan. Namun pihaknya sudah mulai melakukan pengecekan kerusakan lima desa tersebut pasca ditinggalkan sejak aktivitas Gunung Sinabung meningkat menjadi awas pada juni 2015 lalu.

"Ini sekarang kita melakukan pengecekan ke lima desa yang rencana kita pulangkan. Namun belum bisa kita pastikan kapan pemulangannya," ujarnya.

Paling lambat, menurutnya, para pengungsi akan dipulangkan pada oktober 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X