Masjid Musafir, Tempat Singgah Favorit Pemudik di Gresik

Kompas.com - 30/05/2019, 14:19 WIB
Masjid KH Ahmad Dahlan yang terletak di Jalan Raya Bunder, Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik.KOMPAS.com / HAMZAH Masjid KH Ahmad Dahlan yang terletak di Jalan Raya Bunder, Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Terletak di lahan tak jauh dari Terminal Bunder, Masjid KH Ahmad Dahlan yang berada di Jalan Raya Bunder, Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik terlihat ramai pengunjung terutama saat arus mudik lebaran.

Banyak pemudik yang menggunakan kendaraan, singgah untuk salat dan sekedar beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Letak yang cukup strategis berada di jalur pantura Surabaya-Lamongan, serta ditunjang lahan parkir luas, menjadi alasan pemudik untuk berhenti.

"Ini tadi dari Surabaya mau pulang ke Lamongan. Kebetulan belum salat Dhuhur, makanya mampir dulu di sini untuk menunaikan salat. Sambil istirahat juga sejenak, sebelum kembali melanjutkan perjalanan," ucap salah seorang jemaah asal Lamongan, Muhadjir (41), Kamis (30/5/2019).

Baca juga: Mudik Gesit: H-3 Lebaran Puncak Arus Mudik di Solo

Selain Muhadjir, tampak banyak pemudik yang menunaikan ibadah salat Dhuhur.

"Habis salat, ini istirahat dulu sebentar mas sebelum lanjut ke Tuban. Saya memang tiap akhir pekan pulang ke Tuban dan sering memang salat plus istirahat sebentar di sini. Tapi ini kan sekarang tempat kerjaan saya sudah libur, makanya pulang sekalian mudik lah. Tempatnya nyaman Di samping juga enak dibuat istirahat sebentar selesai salat, serambi masjidnya juga luas dan sejuk," ujar pengunjung yang lain, Abdul Azis (37), warga Tuban.

Menurut pengakuan salah seorang pengurus masjid (takmir), Ahmad Said, Masjid KH Ahmad Dahlan memang selalu ramai disinggahi oleh para pengendara yang melintas di jalur pantura Surabaya-Lamongan. Terlebih pada akhir pekan maupun jelang arus mudik seperti sekarang.

"Setiap waktu salat mulai Shubuh hingga Isya memang tidak pernah sepi. Kebanyakan meningkat (ada peningkatan) Sabtu dan Minggu, atau akhir pekan, karena masjid ini juga sudah biasa dikenal orang dengan sebutan masjid musafir. Sebab banyak pengendara yang mampir menunaikan salat di sini. Dan kini alhamdulillah, jemaah semakin meningkat. Sepertinya jelang orang-orang mudik," tutur Said.

Baca juga: Sempat Terdampak Banjir, Tol KLBM di Gresik Belum Bisa Digunakan untuk Mudik

Said menjelaskan, pihaknya juga menyediakan makanan untuk menjamu para jemaah yang berkunjung dan sedang melaksanakan ibadah puasa. Makanan juga diberikan kepada jemaah yang sedang melakukan itikaf di masjid, khususnya pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.

"Untuk takjil, setiap hari biasa bukan weekend kami siapkan 400 porsi. Tapi kalau weekend sampai 500 porsi. Sementara pada sepuluh hari terakhir, bagi jamaah yang itikaf di masjid kami juga sediakan makan sahur," terangnya.

Menurut penuturan Said, ada beberapa orang yang turut membantu operasional masjid yang sebelumnya didirikan oleh PT Bumi Lingga Pertiwi (BLP) dan kini sudah dikelola oleh pengurus Muhammadiyah Gresik.

Baca juga: Unik, Ada Pos Pelayanan Rumah Adat untuk Pemudik di Jalur Pantura

Saat ini, masjid musafir  memiliki beberap petugas, yakni petugas keamanan (satpam) sebanyak 9 orang, petugas kebersihan 9 orang, petugas lapangan 4 orang, imam 3 orang, serta takmir inti masjid  sebanyak sebanyak 6 orang.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X