Satroni Kos-kosan Perempuan, Rampok Bergolok Diringkus Polisi

Kompas.com - 30/05/2019, 13:54 WIB
dua pemuda ini sudah 13 kali melakukan perampokan dengan mengancam korbannya dengan menggunakan golok. KOMPAS.com/AGIEPERMADIdua pemuda ini sudah 13 kali melakukan perampokan dengan mengancam korbannya dengan menggunakan golok.

BANDUNG, KOMPAS.com - Setelah 13 kali melakukan aksi perampokan di wilayah Kota Bandung, MRF (25) dan MMA alias Alip (24) akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Tak hanya itu, salah satu perampok itu pun terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kaki kanannya lantaran melawan saat ditangkap.

Kapolsek Kiaracondong, Kompol Asep Saepudin mengatakan penangkapan dua rampok ini berawal dari dua laporan perampokan di Percetakan Indowarna, Kompleks Pertokoan Benori pada Sabtu (6/4/2019) pukul 05.00 WIB dan kos-kosan perempuan di Kelurahan Babakansari pada Minggu (7/4/2019) sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca juga: Tiga Pria Rampok Kepala Sekolah di Aceh Utara, Mobil Avanza Dibawa Kabur

Setelah olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi, polisi berhasil mengindentifikasi pelaku.

"Kaki kanan Alip ditembak karena berusaha melawan dan kabur saat hendak ditangkap," kata Asep di Mapolsek Kiaracondong, Kamis (30/5/2019).

Menurut Asep, kedua tersangka ini merupakan perampok yang kerap menyantroni kosan. "Biasanya kosan yang dihuni perempuan," katanya.

Mereka memiliki perannya masing-masing. MRF yang melakukan aksi perampokan dan Alip melakukan pengawasan.

Aksi keduanya dinilai cukup sadis. Saat merampok di Percetakan Indowarna, Kompleks Pertokoan Benori, pelaku sempat mengikat karyawan dan  mengancam menggunakan golok.

Baca juga: Tertangkapnya Sopir Pribadi yang Rampok Uang Milik Bos SPBU...

Bahkan, mereka mengambil paksa barang milik enam karyawan percetakan, seperti ponsel, uang tunai, rokok elektrik, dan gitar.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp11.900.000," kata Asep.

Pelaku juga mengancam para penghuni kosan perempuan di Kelurahan Babakansari dengan menggunakan golok dan memaksa para penghuni yang sebagian besar perempuan untuk menyerahkan posel, laptop, dan uang tunai dengan total  kerugian hingga Rp 20 juta

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X