Unik, Ada Pos Pelayanan Rumah Adat untuk Pemudik di Jalur Pantura

Kompas.com - 30/05/2019, 12:57 WIB
Perwakilan dari Polda Jatim, Kompol Adhitya Panji Anom (dua dari kiri) saat berkunjung di pos pelayanan model rumah adat Polres Gresik, Kamis (30/5/2019). KOMPAS.com / HAMZAHPerwakilan dari Polda Jatim, Kompol Adhitya Panji Anom (dua dari kiri) saat berkunjung di pos pelayanan model rumah adat Polres Gresik, Kamis (30/5/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - Polres Gresik menyiapkan pos pelayanan yang unik untuk melayani pemudik di jalur pantura Lamongan-Surabaya. Mereka mendesain pos pelayanan dengan model rumah joglo (jawa), rumah adat Minang, rumah adat Banjar, Papua, dan Sulawesi,

Pos pelayanan berbentuk rumah adat di Indonesia itu juga dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap untuk pemudik agar bisa beristirahat setelah lelah berkendara.

"Kami memang instruksikan kepada jajaran Polres yang ada dalam jajaran Polda Jatim untuk berlomba, berinovasi dalam mendirikan pos pelayanan mudik dengan berbagai fasilitas penunjang untuk pemudik. Yang itu akan kami nilai," ujar Kasubditkamsel Katim I Polda Jatim, Kompol Adhitya Panji Anom, saat berkunjung di pos pelayanan Polres Gresik, Kamis (30/5/2019).

Baca juga: Mulai Hari ini, Kendaraan Berat Dilarang Beroperasi di Jalur Mudik Jawa Barat

Selain bangunan terlihat bagus, Adhitya juga memuji kelengkapan fasilitas yang disediakan jajaran Polres Gresik kepada para pemudik di pos pelayanan ini.

Pos pelayanan diletakkan di lahan SPBU, serta dilengkapi tempat istirahat, ruang bermain untuk anak, musala, tempat parkir yang memadai, bengkel, kafe, toilet, ruang cek up kesehatan, hingga ruang penjagaan, dan traffic management centre.

"Fasilitasnya bagus, cukup lengkap pula. Semoga pelayanan yang diberikan, dapat membantu para pemudik dalam perjalanan sehingga selamat sampai tempat tujuan," kata dia.

Sementara Kasatlantas Polres Gresik, AKP Wikha Ardilestanto menjelaskan, pemilihan konsep rumah adat di Indonesia untuk pos pelayanan edisi tahun ini dengan tema Unity in Diversity atau perbedaan dalam persatuan.

"Indonesia ini kan kesatuan, banyak suku, banyak pulau, tapi tetap satu NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Jadi unsur kesatuan, bhinneka tunggal ika itulah yang ingin kita tonjolkan," ucap dia.

Baca juga: Mudik Gesit: Macet 8 Kilometer di Merak, Pemudik Diimbau Keluar di Cilegon Barat

Pos pelayanan Polres Gresik juga menggandeng lintas instansi dan berbagai pihak yang berkompeten dalam memberikan pelayanan maksimal bagi para pemudik, seperti Dinas Kesehatan Gresik untuk memberikan pelayanan kesehatan dan PT Toyota Astra untuk menangani jika ada keluhan masalah kendaraan.

"Jadi lengkap, semua fasilitas ada di sini dan siap memberikan pelayanan terbaik sekaligus membantu pemudik supaya selamat hingga tempat tujuan," tutur Wikha.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X