Dampak KA Lodaya Anjlok, Kereta Terlambat di Madiun hingga 7 jam

Kompas.com - 30/05/2019, 10:42 WIB
Penumpang menunggu datangnya kereta api di Stasiun Madiun di Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019). Dokumentasi Daop 7 Madiun Penumpang menunggu datangnya kereta api di Stasiun Madiun di Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019).


MADIUN, KOMPAS.com—Peristiwa anjloknya kereta api Lodaya Tambahan di kilometer 193-192, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat berdampak keterlambatan empat kereta api di wilayah Daop 7 Madiun. Bahkan, keterlambatan kereta api mencapai 448 menit atau 7 jam lebih.

"Kejadian anjloknya KA Lodaya berdampak pada keterlambatan datangnya kereta yang akan menuju ke arah timur dan melintas wilayah Daop 7. Empat kereta yang mengalami keterlambatan yakni KA Turangga, KA Mutiara Selatan, KA Malabar dan KA Kahuripan," kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko yang dihubungi Kompas.com, Kamis (30/5/2019) pagi.

Baca juga: Cerita Penumpang Terdampak Kereta Anjlok, Bingung hingga Tidur di Lorong Kereta

Ixfan merincikan, keterlambatan kereta api (KA) Turangga mencapai 110 menit, KA Mutiara Selatan mencapai 327 menit, KA Malabar mencapai 448 menit, dan KA Kahuripan mencapai 329 menit.

Menurut Ixfan pascaanjloknya KA Lodaya, kereta yang melintas dan menuju Daop 7 berubah pola operasinya. Pola operasi itu yang tadinya rute Bandung-Banjar-Kroya berubah menjadi Bandung-Purwakarta-Cikampek-Purwokerto-Kroya.

Baca juga: KA Anjlok di Nagreg, Kereta dari Bandung ke Jateng atau Jatim Dialihkan Lewat Jalur Utara

Bagi pelanggan kereta yang terdampak kelambatan diperkenankan membatalkan tiketnya. Tiket dikembalikan penuh seharga yang tercantum pada tiket.

"Selain itu diberikan service recovery jika kelambatan lebih dari tiga jam," kata Ixfan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
Wabah Chikungunya Melanda Satu Kampung di Cianjur, Warga Sampai 'Ngesot' ke Kamar Mandi

Wabah Chikungunya Melanda Satu Kampung di Cianjur, Warga Sampai "Ngesot" ke Kamar Mandi

Regional
Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta Diwarnai Kericuhan

Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta Diwarnai Kericuhan

Regional
Antropolog: Pakai Baju Adat Sabu Raijua, Respek Jokowi Terhadap Budaya NTT

Antropolog: Pakai Baju Adat Sabu Raijua, Respek Jokowi Terhadap Budaya NTT

Regional
Seorang Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, 6 Pelaku Ditangkap

Seorang Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, 6 Pelaku Ditangkap

Regional
Bos Muncikari Prostitusi Online Artis VS Ditangkap Polisi, Ternyata Warga Bekasi

Bos Muncikari Prostitusi Online Artis VS Ditangkap Polisi, Ternyata Warga Bekasi

Regional
Anak Korban Pemerkosaan hingga Hamil Dirawat di Panti Asuhan

Anak Korban Pemerkosaan hingga Hamil Dirawat di Panti Asuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X