Catat, Kawasan Rawan Macet hingga Longsor di Jalur Lintas Barat Riau-Sumbar

Kompas.com - 30/05/2019, 08:10 WIB
Ilustrasi macet. AutoevolutionIlustrasi macet.

Biasanya, saat puncak arus mudik, kendaraan dari arah Pekanbaru akan dialihkan ke jalur altenatif di persimpangan sebelah kiri dekat Lapangan Bola sekitar 250 meter sebelum Pasar Kuok dan keluar jalan utama sekitar 500 meter setelah Pasar Kuok.

  • Ketujuh, KM 84 dekat pintu masuk objek wisata Ulu Kasok, KM 85 dekat pintu masuk objek wisata Puncak Kompe, dan KM 86 dekat pintu masuk objek wisata Tepian Mahligai di wilayah Kec. XIII Koto Kampar. Di kawasan ini, kemacetan terjadi karena banyaknya masyarakat yang akan berwisata saat Lebaran, sementara lokasi parkir kurang memadai. 
  • Selain beberapa titik daerah rawan macet tersebut, yang juga perlu diwaspadai adalah daerah rawan longsor terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

    Beberapa daerah rawan longsor di Jalur Lintas Barat meliputi di KM 78, 79 dan KM 80 wilayah Desa Merangin Kec. Kuok serta di KM 87, 108, dan 109 wilayah Kec. XIII Koto Kampar.

    "Kami mengimbau bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Selain itu para pengguna jalan diharapkan bersabar saat melewati lokasi keramaian dengan tidak mengambil jalur sebelah kanan yang akan memperparah kemacetan," papar Fauzi.

    Sebagai langkah antisipasi, polisi Kampar mempersiapkan tim urai macet yang akan disiagakan di setiap lokasi rawan kemacetan.

    Selain itu, didirikan 3 Pos Pengamanan di Jalur Lintas Barat yakni di depan SBPU Rimbo Panjang, Lapangan Merdeka Bangkinang, dan Kelok Indah di kawasan Perbatasan Sumbar.

    "Setiap pemudik bisa beristirahat dan meminta bantuan pada petugas gabungan yang ditempatkan pada pospam ini apabila mengalami gangguan," kata Fauzi. 

    Halaman:
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X