Sidak ke Swalayan, Tim Gabungan Temukan 142 Produk Agar-agar dan Tepung Tanpa Izin

Kompas.com - 29/05/2019, 22:06 WIB
Petugas BPOM Kalbar melakukan inspeksi mendadak di salah satu swalayan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (29/5/2019). KOMPAS.com/HENDRA CIPTA Petugas BPOM Kalbar melakukan inspeksi mendadak di salah satu swalayan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (29/5/2019).

PONTIANAK, KOMPAS.com – Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) Kalimantan Barat bersama Dinas Perindustrian Perdagangan dan kepolisian menggelar inspeksi mendadak di sejumlah swalayan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (29/5/2019).

Dalam operasi rutin jelang hari raya Idul Fitri tersebut, tim gabungan menemukan 142 bungkus sari agar-agar argapura dan 17 bungkus tepung super hun kue tak memiliki izin dan BPOM.

Baca juga: Sidak ke Pasar, Bupati Lamongan: Jangan Sampai Ada Penimbunan Barang oleh Oknum Tertentu


“Sudah dilakukan penyitaan terhadap produk-produk yang tidak ada izin tersebut," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go, Rabu sore.

Ke depan, kepolisian bersama BPOM dan Disperindag Kota Pontianak akan memanggil para distributor serta pemilik swalayan untuk diberikan imbauan dan pembinaan.

Baca juga: BPOM Berhasil Ungkap Gudang Pengepul Kerupuk Canthir Berperwarna Tekstil

Donny menjelaskan, operasi cipta kondisi dalam rangka menjelang hari raya ini digelar di sejumlah swalayan besar di wilayah Kota Pontianak.

"Sasarannya adalah swalayan yang menjual produk, bahan pangan dan makanan yang tidak layak konsumsi atau telah kedaluwarsa maupun produk yang tidak memiliki izin Balai POM," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X