Siswa SD Dianiaya Gurunya, Polisi Periksa Dua Teman Korban

Kompas.com - 29/05/2019, 16:40 WIB
Muhalil Bapak Korban (AR) yang diduga dianiaya gurunya, Desa Jagaraga, Lombok Barat, Rabu (29/5/2019)KOMPAS.com/IDHAM KHALID Muhalil Bapak Korban (AR) yang diduga dianiaya gurunya, Desa Jagaraga, Lombok Barat, Rabu (29/5/2019)


LOMBOK BARAT, KOMPAS.com- Polisi Sektor Kediri memeriksa dua teman AR, seorang bocah kelas 5 SD asal Desa Jagaraga, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat yang diduga dianiaya oleh gurunya. Kedua siswa itu menjadi saksi dan diperiksa Selasa (28/5/2019).

"Kemarin kami sudah memeriksa para saksi, yaitu dua temannya dan orangtua korban," kata  Kapolsek Kediri Lombok Barat Donny Wira Stiawan, Rabu (29/5/2019).

Baca juga: Dianggap Mengolok-olok Anaknya, Seorang Guru SD Aniaya Muridnya

Donny menyebutkan, hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan saksi-saksi oleh Reskrim bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA).

Sementara, untuk terlapor (FN), Donny menyebutkan, belum memanggil yang bersangkutan karena akan mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu.

Jika sudah cukup bukti, pihaknya akan segera menetapkan terlapor menjadi tersangka.

"Kalau sudah cukup bukti, kami akan naikkan statusnya menjadi tersangka," kata Donny.

Baca juga: Begal Sepeda yang Aniaya Murid SD hingga Trauma Terekam CCTV

Sementara itu, Muhalil bapak korban meminta agar pihak yang berwajib memproses secara hukum pelaku yang menganiaya anaknya.

"Pelakunya bisa diproses secara hukum karena anak saya masih di bawah umur," kata Muhalil Rabu (29/5/2019).

Muhalil yang bekerja sebagai pedagang di Bali terpaksa pulang karena musibah yang menimpa anaknya. Ia berharap pelaku tidak mengulangi perbuatannya.

"Saya berharap dengan adanya proses hukum nantinya pelaku jera, tidak mengulangi perbuatannya lagi," sebut Muhalil.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Regional
Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Regional
Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Regional
Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Regional
Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Regional
Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Regional
5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Regional
Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Regional
Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Regional
Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Regional
Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Regional
Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena 'Human Error'

Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Regional
Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Regional
Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Regional
Close Ads X