Daging Ayam Tembus Rp. 40.000 Per Kilogram, Ini Langkah Pemkot Bandung

Kompas.com - 29/05/2019, 15:20 WIB
Ilustrasi Pasar Tradisional KOMPAS/LASTI KURNIAIlustrasi Pasar Tradisional

BANDUNG, KOMPAS.com -  Pemkot Bandung akan langsung menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) jika harga daging ayam melampaui Rp 40.000 per kilogram jelang lebaran.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan saat ini harga daging ayam berkisar antara Rp 36.000 hingga Rp 38.000 per kilogram. Sedangkan harga normal yaitu Rp 34.000 per kilogram.

"Kami berharap paling mahal itu di Rp40.000. Kalau di atas itu sudah tidak wajar kenaikannya. Kita akan pantau terus setiap hari. Kalau kenaikannya sudah tidak wajar, pemerintah melakukan OPM. Tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi," kata Elly di Bandung, Rabu (29/4/2019).

Baca juga: Jelang Lebaran, Ratusan Kilogram Daging Tak Layak Konsumsi Masih Beredar

Jika harus menggelar OPM, Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan Bulog Subdrive Bandung. Elly memprediksi, kebutuhan daging ayam terus meningkat sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kenaikan permintaan bahkan bisa mencapai 100 persen. Puncak permintaan diprediksi bakal melejit antara 1,2 hingga 1,6 juta ekor ayam per hari beberapa hari sebelum lebaran.

"Masyarakat relatif memilih daging ayam karena harganya yang lebih murah dibandingkan daging sapi. Dalam kondisi normal, Kota Bandung membutuhkan 600.000 hingga 800.000 ekor per hari,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan daging ayam tersebut, para pedagang pasar tradisional di Kota Bandung biasanya menerima pasokan dari daerah Priangan Timur seperti dari peternak di Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar. Sementara untuk pasar modern disuplai dari Cianjur.

Baca juga: Daging Sapi Mahal, 40 Ton Daging Kerbau Ludes Diserbu Masyarakat

Elly mengatakan, Pemkot Bandung sudah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis beserta para peternak ayam di wilayah tersebut untuk memprioritaskan pasokan ke Kota Bandung. Harapannya agar bisa menjaga stok ketersediaan daging ayam di pasaran.

"Kemarin pada saat Ramadan, TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Jawa Barat dan TPID Kota Bandung ke Ciamis untuk melakukan kerja sama agar pasokan ke Kota Bandung ditingkatkan. Jadi jangan dulu ke Jabodetabek, tapi ke Bandung dulu. Alhamdulillah ketemu dengan Dinas Peternakan Kabupaten Ciamis, dengan pengusaha ayam baik ayam telur ataupun ayam pedaging," pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Regional
Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Regional
Adik Ipar Ganjar Pranowo Maju sebagai Calon Wakil Bupati Purbalingga 2020

Adik Ipar Ganjar Pranowo Maju sebagai Calon Wakil Bupati Purbalingga 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X