Kepada Petugas, Kepala Desa Ini Akui Pakai Sabu untuk Obat Sakit Asma

Kompas.com - 28/05/2019, 17:10 WIB
Tikmui Efendi (41), Kepala Desa Pelempangan, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, saat diperiksa penyidik kepolisian atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu, Selasa (28/5/2019) IstimewaTikmui Efendi (41), Kepala Desa Pelempangan, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, saat diperiksa penyidik kepolisian atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu, Selasa (28/5/2019)

KETAPANG, KOMPAS.com - Tikmui Efendi (41), Kepala Desa Pelempangan, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengaku menggunakan sabu untuk hilangkan penyakit asma.

Kapolres Ketapang AKBP Yury Hidayat mengatakan, pengakuan tersebut diperoleh saat dilakukan pemeriksaan kepada tersangka.

"Awal mula mulai mengkonsumi narkoba lantaran ditawarkan oleh temannya. Dia ini ada sakit asma, jadi temannya bilang kalalu mau sembuh gunakan sabu biar nafas bisa panjang," kata Yury, Selasa (28/5/2019).

Mendengar itu dia tergiur dan mulai mencoba. Terlebih saat itu, dia dikasih gratis. Dan memang berhasil, napasnya kembali normal namun itu hanya berlangsung sementara.


Baca juga: Kepala Desa di Ketapang Ditangkap Bawa Sabu 3 Paket di Dalam Mobil

Tikmui mengaku lupa persis dia pertamakali gunakan sabu namun itu terjadi di tahun 2019 ini. "Dari pemeriksaan baru dua kali menggunakan," ucapnya.

Kepada polisi, Tikmui berterima kasih karena telah ditangkap. Karena jika tidak, dia takut bakal terus menerus mengkonsumsi narkoba.

Diberitakan sebelumnya, Tikmui ditangkap aparat kepolsian saat dalam perjalanan ke arah Kota Ketapang, Sabtu (25/5/2019) malam.

"Dia ditangkap oleh anggota Polsek Jelai Hulu. Kemudian dilimpahkan penyidikannya ke Polres Ketapang," kata Yury.

Baca juga: Kasus Suami Bunuh Istri di Ketapang, Pelaku Ungkap Sederet Alasannya....

Penangkapan kepala desa ini berdasarkan laporan masyarakat yang resah. Mereka menduga Tikmui mengkonsumsi narkoba karena sering terlihat aneh.

"Kades ini sudah termonitor sebagai pemakai dan diduga sudah lama mengkonsumi barang haram ini," ujarnya.

Saat ini Tikmui masih dalam pemeriksaan penyidik Polres Ketapang. Dia dipersangkakan melanggar Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara.

"Tersangka kini masih dalam pemeriksaan penyidik untuk mengetahui jaringannya di mana dia memperoleh sabu tersebut," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan di Tol Sumatera, Sedan Terbakar 4 Tewas Terbakar

Tabrakan di Tol Sumatera, Sedan Terbakar 4 Tewas Terbakar

Regional
Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X