Ini 3 Skema Rekayasa Lalu Lintas Jika Tol Japek Macet

Kompas.com - 28/05/2019, 15:36 WIB
Arus lalu lintas di KM 55 tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (22/12/2018) pukul 20.40 WIB nampak ramai lancar. KOMPAS.com/FARIDA FARHANArus lalu lintas di KM 55 tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (22/12/2018) pukul 20.40 WIB nampak ramai lancar.

KARAWANG, KOMPAS.com - Polres Karawang menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan di tol Jakarta-Cikampek di wilayah Kabupaten Karawang.

Panjang tol yang melintasi kabupaten berjuluk Kota Pangkal Perjuangan tersebut yakni sepanjang 28 kilometer.

"Kami siapkan sejumlah rekayasa lalu lintas jika kemacetan terjadi di tol Jakarta-Cikampek, diantaranya kendaraan dikeluarkan melalui gerbang tol Karawang Barat dan pengalihan ke jalur arteri melalui gerbang tol Karawang Timur, serta gerbang tol Kalihurip," ujar Kasat Lantas Polres Karawang AKP Bariu Bawana kepada Kompas.com, Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Mudik Gesit: Antisipasi Macet di Tol ke Merak, Tersedia 4 Toilet Portabel


Berikut penjelasannya: 

Pengalihan Arus melalui GT Karawang Barat

Jika terjadi kemacetan di kilometer 70 hingga kilometer 56, akan dilakukan pengaturan titik rawan macet di jalur arteri guna persiapan pengalihan arus.

Kemudian mengalihkan arus dengan memgeluarkan kendaraan di GT Karawang Timur menuju Interchange Karawang Timur, Kosambi hingga Dawuan.

"Untuk kendaraan yang akan ke Cipali melalui GT Cikampek untuk meneruskan menuju tol Cipali. Sementara kendaraan menuju Bandung, apabila sedang dilakukan pengalihan arus, maka dimasukkan kembli ke GT Kalihurip 2 menuju Cipularang," katanya.

Pengalihan arus melalui GT Karawang Barat

Jika terjadi kemacetan di GT kilometer 70 sampai kilometer 41, maka kendaraan akan dialihkan ke jalan arteri melalui GT Karawang Barat menuju Tanjungpura, Pantura hingga Dawuan.

Kendaraan yang menuju Cipali melalui GT Cikampek untuk meneruskan melalui tol Cipali.

"Sementara kendaraan yang menuju Bandung, apabila tengah dilakukan pengalihan arus maka dimasukkan kembali melalui GT Kalihurip 2 menuju Cipularang," katanya.

Baca juga: Mudik Gesit: Tol Pandaan-Malang Rawan Kabut dan Ada Tanjakan, Pemudik Diminta Waspada

Pengalihan arus GT Kalihurip

Jika terjadi terjadi kemacetan di kilometer 70 dan ekornya sampai kilometer 40, maka arus dikelurkan melalui GT Kalihurip menuju Dawuan, Cikampek, dan kembali masuk melalui GT Cikampek. Ini untuk mengurangi antrean di GT kilometer 70.

Jika Cipali padat, maka arus kendaraan dikeluarkan di GT Kalihurip 1 dan diaeahkan ke GT Kalihurip 2 untuk kemudian dialihkan menuju jalur tengah melalui Cipularang menuju GT Sadang.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X