Libur Lebaran, Destinasi Wisata di Lereng Merapi Aman Dikunjungi Wisatawan

Kompas.com - 28/05/2019, 14:37 WIB
Gardu pandang untuk melihat Gunung Merapi di Desa Samiran, Selo, Boyolali. KOMPAS.com/ISTIMEWA Gardu pandang untuk melihat Gunung Merapi di Desa Samiran, Selo, Boyolali.


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Destinasi wisata di lereng Gunung Merapi menjadi salah satu unggulan Kabupaten Sleman selain Candi Prambanan.

Destinasi wisata yang ada di lereng Merapi antara lain, Kaliurang, Museum Merapi dan Lava Tour.

Khusus di Lava Tour, wisatawan bisa menikmati alam lereng Merapi dan berpetualang menggunakan jip.

Ada beberapa tempat yang bisa dilihat wisatawan, mulai dari batu besar menyerupai wajah manusia atau dikenal batu alien, bunker, museum sisa hartaku hingga menikmati sunrise.


Pada libur Lebaran tahun 2019 ini, ada ratusan jip yang siap mengantar para wisatawan berkeliling.

Baca juga: Selain Bromo, Ini 5 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Pasuruan

"Untuk libur Lebaran ini, ada kurang lebih 980 armada (jeep adventure)," ujar Dadiri, Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat, saat dihubungi Minggu (26/5/2019).

Pada libur Lebaran 2019 ini harga setiap paket naik Rp 50.000. Naiknya harga perpaket ini berlaku selama 10 hari mulai dari H+1 Lebaran.

Paket short dari RP 350.000 menjadi RP 400.000, paket medium dari RP 450.000 menjadi Rp 500.000, paket long dari RP 800.000 menjadi Rp 850.000, dan paket sunrise dari Rp 400.000 menjadi Rp 450.000.

Pihaknya bersama komintas-komunitas jip sudah melakukan pengecekan jalur lava tour. Pengecekan ini untuk memastikan jalur aman dilewati.

Selain jalur, setiap armada jip juga telah dilakukan pengecekan guna memastikan kelayakannya. Setiap armada yang tidak layak, tidak akan beroprasi melayani wisatawan.

"Setiap pemandu (driver) juga sudah kami berikan pemahaman dan pembekalan agar tidak membahayakan wisatawan. Jadi, sudah paham di mana posisi manuver, di mana tempat adrenalin, membawa armadanya yang tidak membahayakan seperti apa," ujar dia.

Setiap pemandu yang membawa wisatawan dengan menggunakan jip juga dibekali alat komunikasi berupa HT untuk informasi kondisi Gunung Merapi. Posko-posko juga disiapkan termasuk jalur evakuasi.

"Rekomendasi dari BPPTKG kan di dalam radius 3 Km (dari puncak Merapi). Destinasi (lava tour) yang paling dekat itu bunker jaraknya 5 km, jadi masih jarak aman," beber dia.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X