Daging Sapi Mahal, 40 Ton Daging Kerbau Ludes Diserbu Masyarakat

Kompas.com - 28/05/2019, 11:54 WIB
Kantor Bulog Subdivre Bangka di Pangkal Pinang, Selasa (28/5/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURKantor Bulog Subdivre Bangka di Pangkal Pinang, Selasa (28/5/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com- Konsumsi daging kerbau di kalangan masyarakat memerlihatkan tren positif, menyusul kian melonjaknya harga daging sapi.

Kepala Bulog Subdivre Bangka Taufiqurohkhmah mengatakan, selama Ramadhan, sebanyak 40 ton daging kerbau beku telah didistribusikan untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

"Masyarakat antusias. Sampai 40 ton yang kami distribusikan. Bahkan banyak lagi yang menanyakan kapan lagi masuk ke daerah mereka," kataTaufiqurohkhmah kepada Kompas.com di kantornya, Selasa (28/5/2019).


Baca juga: Bulog Sumsel Impor 215 Ton Daging Kerbau Beku dari India untuk Kebutuhan Ramadhan

Dia mengungkapkan, daging kerbau yang masuk via Jakarta itu didistribusikan ke masyarakat umum, rumah makan, restoran hingga hotel.

Harga eceran dipatok Rp 80.000 per kilogram atau lebih murah dibanding daging sapi yang saat ini harganya bertengger di angka Rp 120.000 per kilogram.

"Sampai Idul Fitri kami masih punya kuota 4 ton lagi," ujar dia.

Baca juga: Fakta Wabah Antraks di Gorontalo, 2 Warga Terjangkit hingga Usai Pesta Daging Kerbau

Menurut Taufiqurohkhmah, daging kerbau beku menjadi alternatif selain daging sapi yang harganya cenderung naik menjelang lebaran.

Masyarakat juga diberi tahu manfaat daging kerbau yang rendah lemak, tinggi protein dan lebih higienis. Hanya saja tekstur daging kerbau lebih liat.

"Ini kerbau ternak, ada sertifikasi kesehatan dan MUI juga," ucapnya.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X