Cegah Mobil Masuk Jurang, Jalur Maut Sarangan Dipasangi "Roller Barrier"

Kompas.com - 28/05/2019, 11:26 WIB
Dinas Perhubungan Jawa Timur melakukan sidak jalur maut Sarangan Magetan dimana sebulan terakhir di jalur tersebut telah terjadi 4 kecelakaan maut yang menewaskan 3 orang. KOMPAS.com/SUKOCODinas Perhubungan Jawa Timur melakukan sidak jalur maut Sarangan Magetan dimana sebulan terakhir di jalur tersebut telah terjadi 4 kecelakaan maut yang menewaskan 3 orang.

MAGETAN , KOMPAS.com - Cegah mobil masuk jurang di jalur maut Sarangan, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur akan memasang pembatas jalan beroda atau roller barrier.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Joko Trihono mengatakan, roller barrier yang akan dipasang merupakan bantuan dari privinsi.

"Dipasangnya di dua titik lokasi yang paling sering terjadi kecelakaan, salah satunya di lokasi CRV yang jatuh kemarin. Panjangnya total 170 meter," ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (28/05/2019).

Joko Trihono menjelaskan roller barrier nantinya akan bisa membelokkan laju kendaraan yang menabrak roller barrier, sehingga kendaraan tidak masuk ke jurang.

Baca juga: Mudik Lebaran, Polres Cianjur Tak Rekomendasi Jalur Puncak 2

Pemasangan roller barrier beroda diharapkan mampu menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas saat mudik lebaran, karena jalur maut Sarangan merupakan jalur penghubung antar provinsi.

“Di antara besi itu ada semacam roda. Ketika dihantam kendaraan, roda itu berputar sehingga kendaraan membelok lagi dan tidak lagi terjun (ke jurang),“ imbuhnya.

Selain memasang roller barrier beroda di dua titik rawan kecelakaan jalur maut Sarangan, Dinas Perhubungan Magetan juga akan menambah rambu rambu jalan di sepanjang jalur Sarangan.

Baca juga: Wali Kota Hendi: Lonjakan Arus Mudik Tertinggi Terjadi di Jalur Darat

Menurutnya banyak pengguna jalan yang tidak memahami kondisi jalan yang banyak memiliki tikungan dan turunan tajam.

"Ketika gigi tiga kalau dia turun itu kendaraan seperti lepas saja. Artinya tidak ada kendali untuk pengereman sehingga kita akan pasang rambu jalan untuk pemberitahuan,” ucap Joko Trihono.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X