6554 Botol Miras Stok Malam Takbiran Diamankan Satpol PP Garut

Kompas.com - 27/05/2019, 20:44 WIB
Ribuan botol miras yang diamankan Satpol PP Garut dari pedagang, rencananya  miras akan dimusnahkan bekerjasama dengan jajaran kepolisian Polres Garut dalam waktu dekat. KOMPAS.com/Ari Maulana Karang Ribuan botol miras yang diamankan Satpol PP Garut dari pedagang, rencananya miras akan dimusnahkan bekerjasama dengan jajaran kepolisian Polres Garut dalam waktu dekat.

GARUT, Kompas.com – Sebanyak 6554 botol minuman keras dari berbagai merk, diamankan jajaran Satuan Polisi Pamong Pradja ( Satpol PP) Kabupaten Garut.

Ribuan botol miras tersebut diamankan dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan.

Kasatpol PP Kabupaten Garut, Hendra S Gumilang mengungkapkan, selama bulan Ramadhan ini pihaknya memang gencar melakukan operasi pekat, termasuk mengamankan minuman keras di wilayah perkotaan.

“Selama kurang lebih tiga minggu ini, ada 6554 botol miras yang berhasil kami amankan,” jelas Hendra saat ditemui di kantornya di Jalan Pahlawan, Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/5/2019).

Baca juga: Pabrik Miras Tradisional di Dalam Hutan Digerebek, 1,1 Ton Disita

Hendra mengungkapkan, pihaknya memang telah memperkirakan selama bulan Ramadhan ini ada peredaran miras yang tinggi, terutama menghadapi malam takbiran. Karenanya, pihaknya sejak awal Ramadhan terus mengintensifkan razia miras.

“Yang kami amankan ini kebanyakan miras untuk stok malam takbiran, kami khawatir miras ini akan meracuni ribuan warga Garut pada malam takbiran nanti,” jelasnya.

Miras-miras yang diamankan, menurut Hendra, diamankan dari berbagai tempat. Namun yang paling banyak didapatkan dari kawasan SOR Merdeka, Kerkhof Kecamatan Tarogong Kidul. Selain itu, banyak juga miras yang diamankan dari kios-kios eceran dan warung-warung.

Baca juga: Habis Buka Puasa Tenggak Miras, Dua Remaja Ini Rampas Ponsel

Menurut Hendra, pihaknya mendapatkan titik-titik penjualan miras berdasarkan laporan dari masyarakat. Para pedagangnya kebanyakan melarikan diri saat petugas datang. Namun, ada juga di antara mereka yang berhasil diamankan petugas.

“Dari pedagang ini, kami dapat informasi soal tempat-tempat penyimpanan miras, ternyata ada berbagai tempat yang dijadikan tempat penyimpanannya, mulai dari selokan sampai tempat sampah,” katanya.

Selain selokan dan tempat sampah, menurut Hendra, miras-miras tersebut ada juga yang disembunyikan di tumpukan batako dan gerobak-gerobak tempat berjualan makanan.

Karena sebelumnya pihaknya telah mengantongi informasi keberadaan miras tersebut, akhirnya miras-miras yang disembunyikan berhasil diamankan.

Baca juga: Polisi Gagalkan Pengiriman Miras di Perbatasan Provinsi

Hendra menegaskan, jajarannya melakukan razia miras sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2008 tentang anti perbuatan maksiat, di antaranya menyebutkan setiap orang dilarang untuk menyimpan dan atau menyajikan minuman beralkohol, mengkonsumsi atau menyalahgunakan minuman beralkohol baik untuk diri sendiri ataupun orang lain.

“Ada juga larangan mabuk, meracik, meramu atau perbuatan lain yang menghasilkan minuman beralkohol untuk kepentingan sendiri atau diperjualbelikan dan menjual minuman beralkohol kepada masyarakat dibawah umur,” katanya.

 



Terkini Lainnya

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

9 PSK di Mojokerto Terjaring Razia, Salah Satunya Hamil 7 Bulan

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Tanggapan Ridwan Kamil atas Pelecehan Remaja Penyandang Disabilitas oleh Oknum ASN Jabar

Regional
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Pulau Buru Belum Ditemukan

Regional
 Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Jalur Dibuka, Pendaki Gunung Rinjani Didominasi Turis Asing

Regional
Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Oknum ASN di Jabar Lecehkan Remaja Wanita Penyandang Disabilitas

Regional
Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Regional
Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Hamili Anak Kandung hingga Melahirkan, Istri Laporkan Suami ke Polisi

Regional
Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Ma'ruf Amin: Kemenangan 01 Masih Digantung

Regional
Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Nelayan yang Hilang Diseret Buaya Ditemukan Tewas Tanpa Tangan dan Kaki

Regional
Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Diduga Korupsi Dana Dinkes, Mantan Plt Dirut RSUD Diperiksa Kejaksaan Parepare

Regional
Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Sri Sultan: Kalau Turun dari Airport Diterima Tol, Yogyakarta Dapat Apa?

Regional
Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Jembatan Darurat Dibangun di Lokasi Ambruknya Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung

Regional
Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Diprotes Wali Murid, PPDB SMA 2019 Ditutup Sementara di Jatim

Regional
Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Seorang Warga Hilang di Sungai Saat Merakit Kayu, Diduga Diserang Buaya

Regional
6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

6 Fakta Uji Coba Malioboro Bebas Kendaraan, Sri Sultan Pungut Sampah hingga Steril Selama 15 Jam

Regional

Close Ads X